• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banjir Bandang Jember

Banjir bandang Jember menerjang bangunan warga di bantaran sungai. (Foto: Diki Febrianto)

Trauma Banjir Bandang Jember, Warga Takut Tinggal di Rumah Saat Malam

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
6 months ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Yulianti masih merasakan trauma mendalam akibat banjir bandang Jember yang melanda desanya pada Senin (2/2/2026) malam lalu.

Ibu rumah tangga ini mengisahkan detik-detik mencekam saat air sungai meluap dan menghantam permukiman warga Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember.

You might also like

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

20/07/2026 2:30 PM
Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

18/07/2026 4:04 PM

Menjelang waktu salat Isya, Yulianti menerima telepon peringatan dari saudaranya yang tinggal di bagian atas desa.

Informasi tersebut menyebutkan adanya banjir besar disertai kayu-kayu berukuran besar yang terbawa arus. Saat itu, air di belakang rumahnya masih terlihat kecil.

“Saya masih salat Isya dulu. Ternyata setelah itu air sudah besar di belakang, tapi belum masuk rumah. Sekitar 10 menit kemudian, air sudah masuk ke depan rumah,” ungkap Yulianti saat ditemui Tugujatim.id pada Rabu (4/2/2026).

Banjir Bandang Jember
Warga Desa Pakis Kecamatan Panti, Yulianti merasa trauma usai Banjir Bandang Jember melanda kediamannya. (Foto: Diki Febrianto)

Ketinggian air yang menggenangi rumahnya mencapai sebetis orang dewasa. Namun yang membuat warga panik bukanlah ketinggian air, melainkan warna air yang hitam pekat dan arus yang deras, berbeda dengan kondisi normal yang biasanya bening jernih.

Situasi semakin genting sekitar pukul 19.00 WIB ketika salah satu rumah di sekitarnya roboh diterjang banjir. Kejadian tersebut memicu kepanikan massal dan memaksa warga, termasuk Yulianti beserta suami dan satu anggota keluarga lainnya, segera mengungsi ke rumah saudara.

“Kami takut sampai sekarang, seperti trauma. Mau ada di rumah kalau malam takut, apalagi lihat kondisi air yang masih kecoklatan. Takutnya ada banjir susulan,” tutur Yulianti dengan nada cemas.

Bencana ini berdampak luas terhadap warga Desa Pakis. Sekitar puluhan kepala keluarga terpaksa mengungsi, termasuk mereka yang tidak terdampak langsung namun terkena dampak psikologis.

Yulianti sendiri sudah dua hari mengungsi bersama tiga KK lainnya yang berada dekat dengan kediamannya, termasuk satu keluarga yang kehilangan anggota keluarganya dalam bencana tersebut.

Meski mengalami kerugian yang tidak begitur besar, Yulianti dan warga sekitar menolak rencana relokasi dari bantaran sungai jika memang ada solusi tersebut.

“Kayaknya enggak mau. Karena sudah di sini tanah kelahiran. Saya ngungsi aja ke rumah adik enggak kerasan, enggak tidur semalam,” jelasnya.

Yulianti menyampaikan harapan besar kepada pemerintah untuk mengembalikan aliran sungai ke posisi semula di sebelah barat. Perubahan aliran sungai ke timur terjadi sejak banjir bandang pada tahun 2022, yang kini mengancam keselamatan warga.

“Harapannya semoga pemerintah bisa mengabulkan keinginan kami semua. Kalau sungai dipindah kembali dan belakang rumah diperbaiki, insyaallah hati kami semua tenang,” pungkas Yulianti.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Diki Febrianto

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Banjir Jemberberita jemberJemberKabupaten Jember
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 2:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Banyaknya tumpukan sampah menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

TNI AD

Gudang Pusat Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Berikut Kronologi Kejadian dan Korban Tewas

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 8:55 PM
0

MADIUN, Tugujatim.id – Gudang Amunisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meledak pada...

CR-V.

5 Korban Tewas Kecelakaan Maut Tol Pandaan-Malang, Sopir Honda CR-V Hantam Truk Parkir Diduga Microsleep

by Dwi Linda
16/07/2026 3:17 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil dan truk terjadi di jalan Tol Pandaan-Malang KM 71/B, tepat di wilayah...

Next Post
Haji dari Nabung Receh

Dua Warga Tuban Daftar Haji dari Nabung Receh Selama 11 Tahun

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID