TUBAN, Tugujatim.id – Tren parcel Lebaran terus berkembang. Jika dulu hampers identik dengan kotak atau tas anyaman, kini model tabung mulai mencuri perhatian. Di Kabupaten Tuban, inovasi hampers tabung ini bahkan sudah diserbu customer meski produknya belum resmi diluncurkan.
Dialah Ely Robiatul Ulfah, 26, owner Smely Flower, warga asal Desa Sendanghaji, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jatim, yang merasakan langsung lonjakan minat tersebut. Perempuan muda ini mengaku, inden hampers Lebaran sudah dibuka sejak Februari dan orderan langsung berdatangan.
“Belum launching saja sudah masuk sekitar 15 parsel,” ujar Ely kepada Tugujatim.id.
Baca Juga: Identik saat Hari Raya Idulfitri, Hampers Lebaran Sudah Ada sejak Zaman Kolonialisme
Ely bercerita, usaha hampers yang digelutinya berawal dari gift box untuk hadiah ulang tahun maupun wisuda. Dalam satu kotak biasanya berisi boneka mini, cokelat, dan aneka snack. Namun, melihat peluang saat momen Lebaran, dia mulai mengembangkan konsep hampers tabung khusus hari raya.
“Awalnya gift box biasa. Terus saya lihat kok cocok kalau dibuat peluang saat Lebaran. Akhirnya saya kembangkan sampai sekarang sudah jalan tiga tahun,” jelas lulusan salah satu perguruan tinggi di Malang ini.

Seiring waktu, produknya terus berevolusi. Dari hampers kotak, berkembang ke tas, parsel tumpuk, hingga kini menghadirkan versi terbaru berbentuk hampers tabung yang memberi kesan lebih premium.
Menurut Ely, salah satu pembeda Smely Flower dengan perangkai hampers lain adalah fleksibilitas bagi pelanggan. Konsumen bebas menentukan isi hampers, bahkan boleh membawa barang sendiri untuk dikemas ulang dengan desain khusus.
“Customer bisa custom isi. Bahkan kalau punya barang sendiri bisa dibawa ke sini, nanti kami bantu jasa kemas dan desainnya. Kami juga tambahkan bunga supaya tampilannya lebih cantik,” terangnya.
Selain melayani paket jadi, Ely juga memberdayakan lingkungan sekitar. Dia menggandeng tetangga yang masih usia sekolah untuk membantu proses produksi. Dalam sehari, tim kecil ini mampu merampungkan sekitar 10 paket hampers.
Menjelang Lebaran, ritme pesanan biasanya melonjak tajam mulai H-7. Meski begitu, Smely Flower tetap membuka layanan hingga H-1 selama kapasitas produksi masih memungkinkan.

Untuk harga, Ely menyediakan berbagai pilihan sesuai kantong pembeli. Hampers mini dibanderol mulai Rp50 ribuan, model tas sekitar Rp70 ribuan, parsel tumpuk mulai Rp85 ribu–Rp90 ribuan, sementara versi tabung premium dipatok mulai Rp250 ribuan.
Berkaca dari tahun sebelumnya, perempuan yang menggeluti bisnis sejak tiga tahun yang lalu ini mampu memproduksi sekitar 200 parsel selama Ramadhan bersama tim kecilnya. Pesanan tidak hanya datang dari warga Tuban, tetapi juga dari luar daerah bahkan luar pulau.
“Ada yang dari Surabaya, Sumatra, sampai Sulawesi. Biasanya mereka punya keluarga di Tuban, jadi kirim hampers lewat kami,” ungkapnya.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Pengusaha Hampers di Tuban Senang Orderan Melonjak Drastis
Tidak hanya Lebaran, Smely Flower juga menerima pesanan untuk berbagai momen seperti ulang tahun, wisuda, hingga lamaran. Salah satu produk favorit adalah bloom box cake—perpaduan bunga dan kue dalam satu kotak bertuliskan ucapan khusus.
Dengan inovasi yang terus berkembang dan sentuhan personal pada setiap pesanan, tren hampers tabung diprediksi bakal semakin diminati pada Lebaran tahun ini. Ely pun optimistis, manisnya peluang bisnis hampers masih akan terus berlanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








