• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pelatihan pemandu ekowisata./tugu jatim

Pelatihan pemandu ekowisata. (Foto: Dokumen)

Tren Wisata Diprediksi Berubah, Pemandu Wisata Jatim Membentuk ASPENDO

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Sejumlah pemandu wisata membentuk Asosiasi Pemandu Ekowisata Indonesia (ASPENDO) di Hotel Ubud Kota Malang pada Selasa-Kamis (5-7/10/2021) lalu. Asosiasi ini sebagai upaya para pemandu wisata untuk menjawab tantangan zaman yang terus berubah, termasuk di dunia wisata.

Inisiasi pendirian ASPENDO dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan peningkatan kapasitas sumberdaya manusia yang kompeten dan keinginan untuk memiliki wadah komunikasi, koordinasi, advokasi dan memperluas jaringan para pemandu ekowisata di Indonesia.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

Kelahiran ASPENDO dibidani oleh East Java Ecotourism Forum (EJEF) yang merupakan organisasi nirlaba beranggotakan para praktisi, akademisi, dan stakeholder lain yang fokus pada isu pariwisata berkelanjutan.

Pembentukan ASPENDO ini terlaksana bertepatan dengan diadakannya pelatihan pemandu ekowisata yang difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur di Hotel Ubud Kota Malang.

Kegiatan ini sendiri dihadiri oleh perwakilan dari pemandu ekowisata yang tersebar di kabupaten atau kota di seluruh Jawa Timur. Tercatat sebanyak 40 orang pemandu ekowisata yang mewakili berbagai destinasi wisata berbasis masyarakat atau komunitas di Jawa Timur.

Pandemi Covid-19 membuat trend pariwisata global mengalami banyak perubahan. Adanya pembatasan sosial berskala besar dan ditutupnya akses keluar-masuk Indonesia, menyebabkan penurunan pendapatan negara di sektor pariwisata sebesar Rp 20,7 miliar (data kemenparekraf).

Kedepan, diprediksi tren pariwisata akan berubah dari wisata massal (Mass Tourism) menuju ke wisata berkualitas (Quality Tourism). Ekowisata, Wisata Petualangan dan Wisata Kesehatan diperkirakan akan berkembang pasca terjangan pandemi Covid-19.

Menjawab tantangan tersebut dirasa sangat perlu untuk membuat sebuah wadah yang mampu melakukan penguatan-penguatan internal kepada para pemandu ekowisata di Indonesia, baik penguatan keterampilan, pengetahuan serta sikap.

Agus Sugiarto terpilih sebagai ketua umum, Eko Agus Winarno sebagai sekretaris jenderal dan Tri Prasetyo Hadi sebagai bendahara. Dalam waktu dekat, pengurus terpilih akan membentuk tim khusus yang bertugas untuk merumuskan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi.

Kedepan, ASPENDO akan segera melakukan konsolidasi untuk memperkuat jejaring dengan para pemandu ekowisata di seluruh Indonesia untuk berhimpun bersama membangun sumberdaya manusia pemandu ekowisata yang memiliki kapabilitas, berdaya saing serta mendunia.

Tags: ASPENDOEkowisataJawa TimurPemandu Ekowisata
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Dua kedua kendaraan motor yang terlibat kecelakaan di Jalur Pantura Nasional, Jumat (8/10/2021). /tugu jatim

Tidak Hati-Hati, Dua Motor Terlibat Kecelakaan di Jalur Pantura Tuban

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID