JOMBANG, Tugujatim.id – Aktivitas masuk kerja para karyawan PT Pei Hai di Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, sontak menjadi petaka ketika sebuah truk kontainer oleng pada Rabu (22/07/2026). Akibat truk di Jombang oleng hingga menabrak sejumlah pengguna jalan dan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Insiden nahas itu menimpa truk kontainer bernomor polisi B 9188 PEU diduga mengalami rem blong ketika melintas di Jalan Nasional Surabaya-Jombang, tepat di depan area pabrik yang sedang padat oleh kendaraan dan karyawan yang hendak masuk kerja.
Baca Juga: Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului
Diduga rem blong, truk yang melaju dari arah Surabaya menuju Jombang itu kehilangan kendali, lalu menghantam sejumlah sepeda motor dan pejalan kaki secara beruntun.
Kronologi Tabrakan Maut
Dari sejumlah keterangan yang berhasil dihimpun, truk sempat melaju di lajur kiri sebelum akhirnya lepas kendali karena rem tidak berfungsi.
Tiga sepeda motor yang berhenti akibat kemacetan menjadi sasaran pertama. Ketiganya adalah Honda Vario bernomor polisi S 5628 OCY, Yamaha Vega R bernomor polisi S 2181 OY, dan Honda BeAT bernomor polisi S 4948 ON.

Setelah menabrak tiga motor tersebut, truk masih terus melaju ke sisi kiri jalan. Empat pejalan kaki, sebagian di antaranya karyawa, yang tengah menyeberang untuk masuk ke area pabrik ikut tertabrak.
Dua Orang Meninggal Dunia
Menurut laporan, dua orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Mereka adalah MS, 26, penumpang Honda Vario dari Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan; dan Popy DM, 23, pejalan kaki asal Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang.
Sementara itu, enam korban lainnya, yakni EP, 32, pengemudi Honda Vario; SBR, 47, pengendara Yamaha Vega; SD, 59, pengendara Honda BeAT; serta R IDA, 22; SGR, 36; dan MS, 38, semuanya pejalan kaki, mengalami luka-luka.
Para korban luka saat ini tengah dirawat di tiga rumah sakit berbeda, yakni RSUD Jombang, RSU dr. Moerdjito, dan RS PKU Muhammadiyah Mojoagung.
Adapun sopir truk di Jombang berinisial ABD, 24, yang diketahui merupakan warga Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Banten, dilaporkan tidak mengalami luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Nurul Iman menyatakan bahwa saat ini petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Saat ini kami masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan para saksi untuk memastikan penyebab kecelakaan,” tutur dia saat dikonfirmasi.
Pihaknya pun mengimbau pengguna jalan tetap waspada saat melintasi ruas Surabaya-Jombang selama proses evakuasi dan penyelidikan berlangsung.
Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo turut menyampaikan belasungkawa atas insiden tersebut. Pihaknya pun segera berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk memberikan santunan kepada keluarga korban.
“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang turut berduka cita atas insiden ini. Kami juga sudah bertemu dengan BPJS Kesehatan untuk menyiapkan santunan kepada keluarga korban,” tutur dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Anang Panca Kurniawan
Editor: Dwi Lindawati







