• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Salah satu anggota Malang Freestyle Slalom Team (Mafest) sedang freestyle dengan memakai kebaya untuk memperingati Hari Kartini. (Foto: Rubianto/Tugu Jatim)

Salah satu anggota Malang Freestyle Slalom Team (Mafest) sedang freestyle dengan memakai kebaya untuk memperingati Hari Kartini. (Foto: Rubianto/Tugu Jatim)

Unik! Anak-Anak di Kota Malang Fashion Show Baju Kebaya sambil Bersepatu Roda

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Cara unik untuk memperingati Hari Kartini pada 21 April 2021 ini dilakukan anak-anak di Kota Malang. Mereka menggelar fashion show pakaian adat kebaya dengan bersepatu roda di Jalan Ijen atau dikenal dengan nama Idjen Boulevard, Kota Malang, Selasa petang (20/04/2021).

Bocah-bocah lucu ini tampak dengan santai berjalan dan berlenggak-lenggok memperagakan berbagai gaya dengan sepatu roda di kakinya. Jalanan trotoar menjadi catwalk-nya. Meski berpakaian adat kebaya, tak menghalangi kepiawaian mereka memainkan olahraga ini.

You might also like

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

21/07/2026 3:21 PM
Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

21/07/2026 3:00 PM

Tak heran, karena anak-anak yang rata-rata dari usia 4-12 tahun ini tergabung di komunitas inline skate. Namanya Malang Freestyle Slalom Team (Mafest). Kali ini mereka unjuk diri dengan konsep berbeda, memamerkan berbagai gaya freestyle ala pesepatu roda profesional dengan berpakaian adat kebaya.

Anggota Mafest yang tetap luwes bersepatu roda meski memakai kebaya. (Foto: Rubianto/Tugu Jatim)
Anggota Mafest yang tetap luwes bersepatu roda meski memakai kebaya. (Foto: Rubianto/Tugu Jatim)

Seperti dikatakan Naraya Putri Ekira, salah satu anggota Mafest ini, mengaku sama sekali tak kesulitan bermain sepatu roda meski dengan memakai kebaya berjarit. ”Gak ada bedanya kayak main biasanya. Awal dulu memang sulit, tapi sekarang sudah biasa,” kata siswi MIN 2 Kota Malang ini.

Siswi yang akrab dipanggil Raya ini mengaku senang bisa merayakan dan mengekspresikan Hari Kartini lewat olahraga yang dia senangi. ”Buat saya, Hari kartini sangat spesial buat perempuan. Kartini adalah pahlawan perempuan. Buat saya juga berani berekspresi lewat sepatu roda yang saya senangi,” tuturnya.

Raya, terbilang menjadi anggota Mafest yang sudah level pro. Padahal dia baru main sepatu roda 2,5 tahun, tapi sudah menjuarai berbagai event. Seperti di Madura juara 1 event se-Jatim.

”Raya ini tergolong generasi baru di Mafest, baru 2,5 tahun tapi namanya sudah masuk 10 besar nasional,” kata Pelatih sekaligus pendiri komunitas Mafest, Badai Rizky kepada awak media.

Anggota Mafest memperingati Hari Kartini dengan cara unik. (Foto: Rubianto/Tugu Jatim)
Anggota Mafest memperingati Hari Kartini dengan cara unik. (Foto: Rubianto/Tugu Jatim)

Badai menjelaskan, kegiatan fashion show sepatu roda dengan berpakaian ini baru kali pertama ini digagasnya. Melalui momen Hari Kartini ini juga bisa sekaligus mengenalkan olahraga sepatu roda atau inline skate di Kota Malang.

”Jadi kesempatan buat Mafest unjuk diri, dengan konsep berbeda merayakam Hari Kartini. Ngenalin mereka juga tokoh pahlawan dan tradisi budaya kita. Dan tetap unik, karena jarang sekali ada anak-anak berkebaya tetapi bermain inline skate,” terangnya.

Dengan kegiatan ini, Rizki berharap bisa memberi inspirasi bagi komunitas lain, apapun hobi yang digeluti tetap senantiasa mengingat perjuangan tokoh pahlawan dan melestarikan tradisi budaya bangsa Indonesia.

Tags: FreestyleHari KartiniKomunitas sepatu rodaKota MalangMafestMalang Freestyle Slalom TeamPesepatu roda
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Next Post
Channel YouTube yang Cocok untuk Tambah Wawasan dan Menemani Kamu Ngabuburit

Channel YouTube yang Cocok untuk Tambah Wawasan dan Menemani Kamu Ngabuburit

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID