PASURUAN, Tugujatim.id – Belasan pohon tumbang dan sejumlah rumah rusak akibat angin kencang Pasuruan yang menerjang pada Senin (27/02/2023). Berdasarkan data yang dihimpun sebanyak 16 pohon tumbang, tujuh rumah rusak, dan dua warga luka akibat bencana itu. Kejadian pohon tumbang paling banyak terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan Ridwan Harris menyatakan pihaknya menerima laporan sekitar 12 titik pohon tumbang. Di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, terdapat tiga pohon tumbang di mana salah satunya menimpa bagian gedung KUA Bangil. Lalu dua pohon tumbang di Kecamatan Winongan di mana salah satunya menimpa tiga warung dan satu warga di Desa Mendalan.
Selain itu, satu pohon tumbang di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, jatuh menimpa rumah warga. Lalu di Kecamatan Kejayan, satu pohon tumbang mengganggu akses jalan dan kabel listrik di Desa Wrati.
Sedangkan di Kecamatan Rejoso, dua pohon tumbang juga sempat menutupi akses jalan di Desa Pandanrejo. Di Kecamatan Lekok, satu pohon tumbang juga menimpa satu warga hingga harus mendapat penanganan medis.
Sementara di Kecamatan Gondangwetan, satu pohon tumbang berada di Desa Wonosari. Dan terakhir satu pohon tumbang terjadi di Desa Sumberagung, Kecamatan Grati.
Menurut Harris, hingga Senin malam (27/02/2023) baru lima titik pohon tumbang yang sudah dievakuasi.
“Titik-titik utama telah teratasi bersama forpimka, relawan, dan pemdes untuk pembersihan dan kerja bakti lanjutan akan dilaksanakan hari ini,” ujar Harris.

Selain itu, angin kencang Pasuruan juga mengakibatkan tujuh rumah rusak di Kabupaten Pasuruan. Di mana satu rumah rusak tertimpa pohon di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton.
Kemudian empat atap rumah rusak ringan diterjang angin di Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol. Selain itu, di Kecamatan Beji, satu atap sekolah dan satu atap rumah juga rusak di Desa Cangkringmalang dan satu rumah rusak di Desa Gununggangsir.
Harris mengimbau agar warga tetap waspada karena potensi angin kencang Pasuruan diprediksi akan terjadi hingga dua hari ke depan.
“Berdasarkan rilis BMKG, potensi peningkatan kecepatan angin di wilayah Jawa Timur sampai Kamis (02/03/2023),” ungkapnya.
Sementara itu, di wilayah Kota Pasuruan, angin kencang mengakibatkan empat titik pohon tumbang. Satu pohon tumbang sempat menutupi satu jalur Pantura di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan.
Selain itu, tiga titik pohon tumbang lain di antaranya di belakang kantor Pemkot Pasuruan, Pasar Karangketug, serta di jalan Desa Kejobotengah, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul.
Terjangan angin juga membuat sebuah warung kopi ambruk di pinggir jalan Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Lima tenda relokasi pedagang korban kebakaran Pasar Karangketug, Kota Pasuruan, juga sempat ambruk diterjang angin.
“Untuk pohon tumbang, semuanya teratasi dan di Kota Pasuruan tidak ada korban jiwa,” jelas Kalaksa BPBD Kota Pasuruan Samsul Hadi.








