Usai Kibarkan Bendera Merah Putih, 15 Pendaki asal Surabaya Tersesat di Gunung Wilis Kediri - Tugujatim.id

Usai Kibarkan Bendera Merah Putih, 15 Pendaki asal Surabaya Tersesat di Gunung Wilis Kediri

  • Bagikan
Para pendaki asal Surabaya yang tersesat ini beristirahat di rumah warga, tepatnya di Dusun Tumpak Doro, Desa Pamongan, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Selasa dini hari (17/08/2021).(Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Para pendaki asal Surabaya yang tersesat ini beristirahat di rumah warga, tepatnya di Dusun Tumpak Doro, Desa Pamongan, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Selasa dini hari (17/08/2021).(Foto: Dokumen)

KEDIRI, Tugujatim.id – Untuk memperingati HUT RI ke-76, sebanyak 15 pendaki asal Surabaya mendaki ke Gunung Wilis, Kediri, untuk membentangkan bendera Merah Putih. Nahasnya, mereka sempat tersesat ketika turun gunung setelah melakukan kegiatan itu.

Kejadian ini pun baru diketahui saat mereka sampai di rumah salah warga di Dusun Tumpak Doro, Desa Pamongan, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Selasa dini hari (17/08/2021). Kedatangan para pendaki ini disambut warga dengan baik. Puluhan pendaki ini sempat beristirahat di salah satu rumah warga.

Sementara itu, Camat Mojo Sukemi membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan belum mengetahui sejak kapan mereka di kawasan Gunung Wilis.

“Kronologisnya, pendaki ini naik dari Tulungagung bersama 15 rombongan yang sengaja mau ke Kediri untuk ke kawasan Dholo. Mereka pun tersesat ke Pamongan,” jelas Sukemi, Kamis (19/08/2021).

Dia juga menyebut, dari 15 orang yang datang ke salah satu rumah warga, keseluruhannya diduga berasal dari Surabaya dan sekitarnya.

“Logatnya dari Surabaya, tapi saya belum tahu pasti penyebabnya, belum ada laporan,” katanya.

Sukemi menambahkan, saat ini para pendaki yang tersesat itu sudah pulang ke daerahnya masing-masing. Kepulangan mereka diantar oleh beberapa warga ke Tulungagung.

“Ini untuk pembelajaran kita bersama agar lebih berhati-hati saat berada di kawasan hutan maupun lereng gunung, tetap waspada,” ujarnya.

  • Bagikan