Usai Libur Lebaran, 139 Pejabat di Kabupaten Kediri di Rapid Test Antigen - Tugujatim.id

Usai Libur Lebaran, 139 Pejabat di Kabupaten Kediri di Rapid Test Antigen

  • Bagikan
Rapid test antigen yang dilakukan terhadap ASN di lingkungan Pemkab Kediri usai libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Senin (17/5/2021). (Foto: Rino Hayyu/Tugu Jatim)

KEDIRI, Tugujatim.id – Hari pertama masuk dinas usai liburan Idul Fitri, aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Kediri menjalani rapid test antigen. Sebanyak 139 pejabat eselon III menjalani rapid antigen di Joglo Kabupaten Kediri, Senin (17/5/2021) pukul 09.00 WIB.

Tes antigen ini sengaja dijadwalkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kediri untuk pejabat eselon III dikarenakan setelah liburan Idul Fitri 1442 H yang jatuh 13 Mei lalu.

Kabid Mutas BKD Kabupaten Kediri, Hanatul Mufida, menerangkan kegiatan ini dilaksanakan BKD untuk mengetahui kondisi kesehatan ASN di Kabupaten Kediri. Ia mengakui bahwa tindakan preventif tersebut perlu dilakukan BKD Kabupaten Kediri. Sehingga, kesehatan para ASN itu dapat segera diketahui Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Untuk pelaksanaan setelah libur lebaran tentu untuk mengetahui kondisi ASN. Kan kita nggak tahu pejabat itu kemana saja saat lebaran,” terang Mufida.

Ia menambahkan bahwa sementara hanya pejabat eselon III yang mendapat rapid antigen yang dilaksanakan cuma sehari saja. Untuk hasilnya, kata Mufida, pihaknya menunggu dari Dinkes Kabupaten Kediri.

Terpisah, Kharisun, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Kediri, menjelaskan pihaknya telah menerima semua hasil rapid antigen. Diketahui semua hasil tes rapid antigen tidak ada yang reaktif.

“Alhamdulillah negatif semua. Hari ini ada 139 pejabat yang kami rapid antigen,” kata Kharisun.

Namun, ia tidak menutup kemungkinan apabila ada yang positif setelah rapid ini, maka pihaknya akan melakukan tracing atau pelacakan penularan Covid-19. Tak hanya itu, tren Covid-19 menunjukkan penurunan, namun Kharisun mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Apabila ada, nanti kami tracing untuk keluarga yang diketahui positif,” imbuh Kharisun.

Ia juga menyampaikan sampai dengan 16 Mei, tercatat total 4753 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan yang meninggal dunia 465 orang. Kini, yang sedang dirawat diketahui ada 50 orang.

  • Bagikan