• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dr. dr. Bernie Endyarni Medise, Sp.A(K), MPH dalam webinar Pentingnya memastikan tumbuh kembang anak sesuai tahapan usianya di masa new normal, Rabu (14/7)

Dr. dr. Bernie Endyarni Medise, Sp.A(K), MPH dalam webinar Pentingnya memastikan tumbuh kembang anak sesuai tahapan usianya di masa new normal, Rabu (14/7). (Foto: Basra)

Usia 2-5 Tahun, Anak Butuh Nutrisi dan Kasih Sayang Cukup untuk Tumbuh Maksimal

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Pertumbuhan optimal anak terjadi antara usia 2 tahun hingga 5 tahun. Karena itu, pada usi ini mereka membutuhkan kecukupan nutrisi, stimulasi dan kasih sayang. Semua ini agar anak tumbuh secara optimal.

Pada masa Pandemi Covid-19 hal tersebut menjadi kian krusial. Pasalnya, para orang tua harus berhadapan dengan tantangan serta anak terbatas interaksinya karena pembatasan sosial. Tak pelak, ini bisa berpengaruh terhadap pertumbuhan anak.

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

“1000 hari pertama kehidupan anak yang juga disebut sebagai periode emas adalah periode yang sangat penting untuk tumbuh kembangnya. Pada anak usia tersebut terjadi perkembangan otak yang sangat pesat, masa ini disebut dengan periode kritis perkembangan dan masa ini tidak dapat tergantikan,” ,” jelas Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang Dr. dr. Bernie Endyarni Medise, Sp.A(K), MPH, kepada Basra partner Tugujatim.id.

Untuk itu, imbuh Bernie, orang tua harus cermat dalam memahami tahap-tahap perkembangan anak sesuai tahap usianya serta memberikan nutrisi dan stimulasi yang tepat untuk mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil agar ia siap belajar terutama dalam situasi yang kurang kondusif seperti pandemi saat ini.

Dalam webinar Pentingnya memastikan tumbuh kembang anak sesuai tahapan usianya di masa new normal, Rabu (14/7), Bernie juga mengungkapkan bahwa perkembangan anak dapat dipantau orang tua melalui kemampuan bahasa anak.

Misalnya saat berumur satu tahun maka ada satu kata tunggal yang dapat diucapkan anak, seperti kata ‘Mama’, ‘Papa’. Kemudian saat berusia dua tahun, terdapat lebih dari satu kata atau kombinasi kata yang bisa diucapkan anak, seperti ‘Mama Mimik’, ‘Mama Maem’.

“Setiap tahap perkembangan anak berbeda. Selain perkembangan anak, pertumbuhannya juga harus diperhatikan orang tua. Apalagi di masa PPKM Darurat seperti sekarang dimana kegiatan timbang badan anak ditiadakan,” paparnya lagi.

Meskipun anak sudah makan tiga kali sehari, lanjutnya, pertumbuhan anak tetap harus diamati. Apakah kenaikan berat badan anak sudah sesuai? Bagaimana pertambahan berat badan anak dengan sebelumnya?

Pertumbuhan anak, kata Bernie, dapat dipantau dengan mengukur berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepalanya.

”Bandingkan hasil pengukuran dengan kurva yang ada di kartu atau buku menuju sehat. Bisa jadi ada kenaikan, tapi bila pertambahannya itu di bawah yang disarankan, tentu harus diwaspadai,” ujar Bernie.

Sementara itu Brand Manager S-26 Procal Vera Niki Gozali mengatakan, “Tumbuh kembang anak secara keseluruhan harus mendapat perhatian orang tua, meskipun saat ini kita berada dalam situasi pandemi. Selain membutuhkan stimulasi dan kasih sayang yang penting untuk mengoptimalkan proses tumbuh kembang dan proses belajar, anak juga membutuhkan nutrisi untuk siap memasuki tahap perkembangan selanjutnya dan mendukung tumbuh kembangnya.”

Sumber Artikel: Basra

Tags: anakNutrisi untuk AnakTumbuh Kembang Anak
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
Ilustasi deretan minuman kemasan./tugu jatim

Awas Kedaluwarsa! Ini Cara Ngecek Nilai Gizi Minuman Kemasan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID