Wabup Tuban Yakin Perekonomian di Sektor Kuliner Bisa Beradaptasi di Tengah Pandemi Covid-19

Wabup Tuban Yakin Perekonomian di Sektor Kuliner Bisa Beradaptasi di Tengah Pandemi Covid-19

  • Bagikan
Wakil Bupati Tuban, H Riyadi, mencicipi hasil kreasi kuliner khas Tuban di acara Festival Masakan Khas Tuban tahun 2021 dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Tuban ke-728 di halaman tengah Kantor Pemkab Tuban, Sabtu (04/12/2021).
Wakil Bupati Tuban, H Riyadi, mencicipi hasil kreasi kuliner khas Tuban di acara Festival Masakan Khas Tuban tahun 2021 dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Tuban ke-728 di halaman tengah Kantor Pemkab Tuban, Sabtu (04/12/2021). (Foto: Dokumen)

TUBAN, Tugujatim.id – Wakil Bupati Tuban, H Riyadi, yakin Kabupaten Tuban dapat mandiri dengan ekonomi kreatifnya lewat potensi wisata dan kuliner otentik yang dimiliki. Hal itu diungkapkan Kang Riyadi dalam acara Festival Masakan Khas Tuban tahun 2021 dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Tuban ke-728 di halaman tengah Kantor Pemkab Tuban, Sabtu (04/12/2021).

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Perwakilan Forkopimda, Sekda Tuban, Kepala OPD, serta seluruh Camat yang mengikuti lomba dengan menampilkan makanan dari kecamatan masing-masing.

Dalam acara tersebut, Wabup Riyadi, mengatakan kegiatan ini diadakan sebagai bentuk perhatian dan dukungan Pemkab Tuban pada sektor usaha kuliner, sebagai bagian dari paket wisata di Kabupaten Tuban. Para pelaku usaha di bidang wisata dan kuliner diharapkan mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi, apalagi saat pandemi Covid-19.

“Pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif agar bisa bertahan harus memiliki kemampuan untuk beradaptasi, inovatif, dan kolaborasi dengan baik,” ungkap Wabup.

Wakil Bupati Tuban H. Riyadi saat membuka Festival Masakan Khas Tuban tahun 2021. (Foto: Dokumen)

Menurut Wabup, perilaku masyarakat saat ini mulai berubah, dibarengi dengan tren pariwisata yang juga telah bergeser. Selain itu, masalah kualitas dan harga yang ditawarkan harus disesuaikan tidak terlalu mahal agar pengunjung bisa kembali lagi.

“Pemasaran lewat online dengan memasang harga relatif,” tuturnya.

Melalui Festival Makanan Khas Tuban, pihaknya akan mendata potensi wisata utamanya kuliner di tiap wilayah di Kabupaten Tuban. Nantinya, wisata dengan kuliner menjadi satu paket, sehingga dapat saling melengkapi. Keotentikan kuliner Tuban yang tidak dimiliki oleh daerah lain bisa menajdi senjata majunya wisata di bumi Ronggolawe.

“Jadi kalau orang ke sini tujuannya nggak cuma untuk berwisata saja, tapi juga berkuliner. Apa yang khas dan menarik, pasti akan menarik dan bikin orang kembali lagi,” jelentrehnya.

Lebih lanjut, Wabup berharap kegiatan ini dapat memotivasi pelaku usaha agar tetap bersemangat setelah kondisi pandemi Covid-19 yang kian membaik.

“Kita gas lagi sektor ekonomi sehingga pendapatan masyarakat dapat terangkat,” jelas Kang Riyadi.

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan lomba Penyaji Terbaik Kategori Perwakilan Kecamatan, yang dimenangkan oleh Kecamatan Jenu di peringkat pertama, Kecamatan Merakurak peringkat ke dua dan Kecamatan Parengan di peringkat ke-3.

Untuk Penyaji Unggulan Non Rangking diberikan kepada Kecamatan Palang diurutan pertama, Montong di urutan ke-2, dan Plumpang di urutan ke-3. Untuk rumah makan, penyaji terbaik dimenangkan oleh Resto Bajak Laut Tuban.

  • Bagikan