• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pabrik bioetanol.

Warga mengeluh bau menyengat dari pabrik etanol di Mojokerto. (Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim)

Warga Gedeg Mojokerto Ngeluh Bau Menyengat Pabrik Bioetanol

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Bau menyengat dikeluhkan warga sekitar Gempolkrep, Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Bau tersebut diduga kuat berasal dari pabrik bioetanol yakni PT Energi Agro Nusantara (EAN) atau Enero. Dugaan tersebut muncul dari aktivitas produksi etanol yang memunculkan bau busuk menyengat.

Salah satu sumber yakni SP mengatakan, warga sekitar kerapkali merasa mual hingga pusing saat bau menyengat tersebut muncul. Terlebih ketika angin bertiup kencang, bau tersebut kian menggila.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

“Tambah parah lagi kalau pas musim hujan. Baunya parah sekali. Banyak warga yang mengeluh mual, pusing, pokoknya sangat berdampak kepada kesehatan warga,” tandasnya, Jumat (31/01/2025).

Baca Juga: Tangis Sendu Ortu Korban Tragedi Maut Mojokerto: Anak Saya Rajin Tahajud

SP melanjutkan, pihak perusahaan sebetulnya sempat menjanjikan kompensasi. Namun, janji tersebut tidak juga terwujud. SP menaruh harapan besar agar kondisi tersebut tidak berlarut-larut.

Aspirasi warga bukannya tidak pernah muncul. Sebab, muncul tekanan hingga upaya intimidasi andai warga sekitar berdemo. Warga diancam bakal ditangkap bila muncul protes. Sayangnya, ancaman tersebut bukan berasal dari pihak perusahaan pabrik bioetanol itu.

“Malah datang dari oknum desa sini. Itu yang kami sesalkan,” tambah salah satu sumber lain, SR.

Sementara, dari keterangan yang diperoleh, pihak Enero menjelaskan bahwa sebagai wujud nyata komitmen perusahaan terhadap kenyamanan lingkungan, PT EAN selaku produsen Bahan Bakar Nabati (BBN) telah melakukan koordinasi secara intens dengan DLH kabupaten Mojokerto atas masukan dan saran yang ditujukan kepada perusahaan.

Baca Juga: Pemprov Jatim Evaluasi Outing Class, Buntut Tragedi Siswa SMP di Mojokerto

“Atas hal tersebut pada hari Senin (27/01/2025), telah dilakukan identifikasi sumber bau yang timbul berasal dari pembentukan biogas yang belum sempurna terutama di kandungan gas metana (CH4). Merespons hal tersebut, hari Selasa tanggal 28 Januari 2025, PT EAN berkoordinasi bersama DLH Kabupaten Mojokerto dengan hasil arahan yaitu PT EAN menunda proses produksi dan fokus tangani sumber bau,” tulis pihak Enero dalam keterangan resmi melalui Humas Enero Misbahul Suhudi.

Misbahul melanjutkan, faktor utama penyebab proses pembakaran tidak optimal yakni kandungan gas metana (CH4) sulit terbentuk. Hal tersebut menjadi perhatian utama PT EAN dan salah satu upaya untuk menanggulangi bau adalah dengan flaring (pembakaran) secara masif dan mengupayakan kandungan gas metana (CH4) lekas terbentuk sempurna.

“Sebagai bentuk konkret telah dilaksanakan pertemuan langsung antara PT EAN dan DLH Kabupaten Mojokerto pada Kamis (30/01/2025) membahas langkah-langkah strategis untuk segera tangani sumber bau, di antaranya flaring secara intensif menggunakan 4 buah unit flare yang saat ini tersedia serta mempersiapkan tambahan flare dengan kapasitas pembakaran 200 Nm3/jam dan melakukan pemberitahuan kepada DLH Mojokerto terkait perkembangan kegiatan atas arahan yang telah disampaikan perusahaan,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Mojokerto hari iniEnero MojokertoKabupaten Mojokerto hari iniPT Energi Agro Nusantara
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Modus Korupsi PT RSM Tuban, Bikin Laporan Fiktif hingga Pemindahan Dana Kas Perusahaan

Modus Korupsi PT RSM Tuban, Bikin Laporan Fiktif hingga Pemindahan Dana Kas Perusahaan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID