JEMBER, Tugujatim.id – Warga Jember gotong royong bangun jembatan secara swadaya pasca roboh diterjang banjir.
Warga Desa Jubung yang berada di wilayah Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, membangun kembali Jembatan Gantung Darus yang sempat mengalami kerusakan pasca diterjang banjir secara swadaya.
Proses rekonstruksi yang mengandalkan partisipasi mandiri penduduk lokal ini tuntas diselesaikan dalam tempo tujuh hari. Struktur jembatan gantung ini mengalami kerusakan parah ketika volume air Sungai Bedadung naik drastis dipicu curah hujan tinggi pertengahan Desember 2025, tepatnya tanggal 16.
Akibatnya, aktivitas sehari-hari penduduk terganggu, mulai dari pelajar yang harus ke sekolah hingga para penggarap lahan pertanian yang ingin menuju area persawahan.
Uswatun, seorang penduduk berusia 39 tahun, menjelaskan bahwa rehabilitasi jembatan merupakan hasil kesepakatan bersama yang dikerjakan dengan semangat kebersamaan.
“Murni dari swadaya masyarakat. Gotong royong. Pengerjaannya memakan waktu sekitar tujuh hari. Kemudian kami menggelar syukuran pada Selasa malam, 6 Januari,” tuturnya Jumat (9/1/2026).
Pernyataan serupa disampaikan Yunairi, warga berumur 56 tahun. Dia mengungkapkan rasa syukurnya karena jembatan sudah bisa difungsikan kembali, sehingga penduduk tidak harus mengambil rute memutar yang lebih panjang.
“Masyarakat beserta anak-anak sekolah tak perlu lagi menggunakan jalur alternatif yang melewati wilayah Kecamatan Mangli,” katanya.
Yunairi memaparkan bahwa selama pengerjaan berlangsung, setiap warga berkontribusi sesuai kapasitas mereka.
“Ada yang membawa peralatan las listrik, ada yang membantu pengecatan. Kami juga menempatkan kotak untuk penggalangan dana. Siapa saja yang melintas pasti menyumbang,” paparnya.
Menurutnya, apabila hanya bergantung pada dukungan pemerintah, baik level desa maupun kabupaten, proses pemulihan dikhawatirkan akan memerlukan waktu yang tidak singkat dan realisasinya pun belum pasti.
Di sisi lain, hingga berita ini diunggah, Bhisma Perdana selaku Kepala Desa Jubung belum memberikan komentar resmi meskipun telah dihubungi melalui dalam jaringan (daring).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








