TUBAN, Tugujatim.id – Suparlan, warga Desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban ditemukan meregang nyawa dalam insiden tragis saat memperbaiki perahu milik nelayan di tepi pantai. Almarhum tersengat listrik saat menggunakan bor untuk memperbaiki perahu tersebut, Kamis (13/3/2025).
Peristiwa bermula sekitar pukul 12.20 WIB, Suparlan tengah sibuk memperbaiki perahu milik Supardi di Dusun Jamong menggunakan bor listrik sebagai alat kerja. Tiba-tiba Supardi yang berada tidak jauh dari lokasi melihat Suparlan sudah tersungkur dalam posisi tengkurap dengan tangan masih menggenggam bor yang diduga masih dialiri listrik.
Supardi yang melihat kejadian tersebut panik dan segera memanggil Muali yang kebetulan di sekitar lokasi. Mereka mencoba menolong korban yang sudah tidak sadarkan diri.
BACA JUGA: Tragedi di Ruang Praktik, Siswa SMK di Tuban Diduga Tewas Tersengat Listrik saat Operasikan Mesin Bubut
Saat Supardi memeriksa alat bor, mendapati kabel listrik masih terhubung ke sumber daya yang berjarak sekitar 20 meter dari lokasi kejadian. Mereka mencabut stop kontak guna mencegah bahaya lebih lanjut.
Tidak ingin membuang waktu, Supardi langsung mencari bantuan dan menghubungi Teguh, seorang tenaga medis di Puskesmas Tambakboyo. Sayangnya, setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban dinyatakan sudah meninggal dunia di lokasi. Jenazahnya kemudian dibawa ke puskesmas menggunakan ambulans guna pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Tambakboyo, Iptu Agus Hariyanto, membenarkan kejadian ini dan mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan di lokasi serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.
“Dugaan sementara, korban tersengat listrik saat menggunakan bor. Saat ditemukan saksi, tangannya masih memegang alat tersebut, dan setelah diperiksa, listrik masih mengalir. Kami sudah mengamankan barang bukti dan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Iptu Agus Hariyanto, Jumat (14/3/2025).
BACA JUGA: Pria di Tuban Tergeletak di Teras Rumah Saat Perbaiki Aliran Listrik
Agus menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Kami telah berkoordinasi dengan pihak medis dan keluarga korban. Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ada indikasi kekerasan. Keluarga juga menerima kejadian ini sebagai musibah,” tambahnya.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat, terutama para nelayan dan pekerja yang menggunakan peralatan listrik, agar lebih berhati-hati dan memastikan keamanan saat bekerja.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan keamanan saat menggunakan alat listrik, terutama di tempat yang lembap atau basah. Pastikan kondisi alat dalam keadaan baik dan tidak ada kabel yang rusak atau terbuka,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








