TUBAN, Tugujatim.id – Kebakaran melanda sebuah warung makan di Tuban, tepatnya di Desa Pekuwon, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Kamis (28/8/2025) pagi. Akibat peristiwa tersebut pemilik warung, Fauzi mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban, H. Sutaji, menjelaskan kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Warga yang melihat api segera melaporkan ke petugas.
“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak. Tidak sampai 10 menit sudah tiba di lokasi dan melakukan pemadaman,” terang Sutaji.
Petugas membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk memadamkan api, ditambah 25 menit untuk proses pembahasan dan pendinginan agar api dipastikan benar-benar padam.

Dari hasil pendataan, sejumlah barang ikut hangus terbakar di antaranya satu unit televisi tabung, bangunan warung, sepeda motor dan beberapa perabotan lainnya.
“Kerugian ditaksir sekitar Rp20 juta. Sedangkan aset yang bisa diselamatkan senilai Rp40 juta, berupa kulkas dan dagangan di dalam warung,” jelasnya.
Untuk penyebabnya, dugaan sementara kebakaran berasal dari korsleting listrik. Sutaji menambahkan, kasus kebakaran di Kabupaten Tuban sebenarnya menurun hingga Juli 2025. Namun pada Agustus ini kembali meningkat.
“Dalam sepekan terakhir, sudah ada tiga kejadian kebakaran yang kami tangani,” ungkapnya.
Eks Camat Bancar pun mengingatkan warga agar lebih berhati-hati, terutama terkait penggunaan listrik dan kebiasaan yang berpotensi memicu api.
“Jangan menumpuk steker colokan di rumah, jangan meninggalkan kompor dalam keadaan menyala, serta hindari membakar sampah sembarangan,” pesannya.
Menurutnya, kebanyakan kebakaran rumah tangga disebabkan korsleting listrik. Karena itu, Damkar Tuban bersama PLN berencana mengadakan sosialisasi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Kami ingin masyarakat tahu lebih detail apa saja yang bisa memicu kebakaran. Apalagi rata-rata penyebabnya memang kelalaian, seperti colokan listrik yang bertumpuk atau ditinggal masih tertancap,” pungkas Sutaji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








