• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Titik Ariyati memilih memasak menggunakan arang daripada LPG. Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim

Titik Ariyati memilih memasak menggunakan arang daripada LPG. Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim

Warung Nasi Campur di Malang Pakai Arang untuk Memasak, Alasannya Unik

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Masalah kelangkaan membeli Liquid Petroleum Gas (LPG) di beberapa daerah tak berdampak bagi beberapa orang. Salah satunya bagi Titik Ariyati (69), pemilik Warung Arema di Jalan Zainul Arifin, Kota Malang, Jawa Timur.

Mengapa demikian? Karena Titik dalam sehari-hari melakukan aktivitas memasak makanan untuk para pelanggannya dengan menggunakan arang.

You might also like

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

05/06/2026 8:55 AM
Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

04/06/2026 9:30 PM

Meski penggunaan arang untuk memproduksi masakan dirasa cukup mahal, namun Titik merasa penggunaan arang memberikan citarasa tersendiri. Titik dalam sehari bisa menghabiskan uang Rp100 ribu untuk kebutuhan arang.

WhatsApp Image 2023 07 27 at 16.16.37
Titik Ariyati memilih memasak menggunakan arang daripada LPG. Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim

Titik memiliki alasan kuat mengapa dirinya tidak menggunakan tabung LPG untuk produksi masakan di warung miliknya. Hal itu dikarenakan Titik merasa ketakutan menggunakan kompor gas elpiji. “Saya takut pakai gas elpiji, dari dulu sudah seperti ini, kebiasaan menggunakan arang, anak-anak saya pakai elpiji,” katanya, pada Kamis (27/07/2023).

Sehari-hari, Titik dibantu anak keduanya, Ifa dan anggota keluarganya yang lain berjualan nasi campur. Sebelumnya, Warung Arema milik Titik berada di rumah sendiri di Jalan Zainul Arifin dan baru pada 2017 Titik berpindah lokasi di sebuah ruko di sekitar Jalan Zainul Arifin.

Menu makanan yang dijual Titik di Warung Arema ada nasi urap-urap, ayam goreng, sate komoh, nasi semur jagung, dan beberapa masakan Jawa lainnya. Harga makanan yang dijual rata-rata dari Rp10-18 ribu per porsinya.

WhatsApp Image 2023 07 27 at 16.16.42
Titik Ariyati memilih memasak menggunakan arang daripada LPG. Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim

Titik bercerita bahwa sejak 1970, ia telah berjualan makanan, namun makanan yang dijualnya berupa rujak cingur. Setelah beberapa tahun kemudian, ia beralih menjual makanan dengan beragam menu. “Jadi enggak langsung nasi campur, dulu rujak, terus anak-anak kos yang kuliah di UB (Universitas Brawijaya) minta makanan yang lainnya, seperti nasi campur, dan hingga saat ini jualannya ya ini,” katanya.

Konsistensi berjualan makanan sejak 1970 itu akhirnya berbuah hasil. Warung Arema yang ia dirikan dengan jerih payahnya itu banyak didatangi artis ibukota, pemain dan pelatih sepak bola, hingga kalangan pejabat. Di antaranya pelatih Persebaya saat ini, Aji Santoso; eks pemain Arema FC Juan Revi; artis, Alexandra Gottardo; hingga Bupati Jombang, Mundjidah Wahab.

Reporter: Yona Arianto
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita malangberita Malang hari iniMalangnasi campurwarung nasi campur
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 9:30 PM
0

Tugujatim.id – Di tengah derasnya arus konten yang muncul setiap hari di TikTok, perhatian pengguna menjadi sesuatu yang sangat berharga....

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 8:14 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Momentum Hari Raya Iduladha membawa berkah tersendiri bagi sejumlah warga di Kabupaten Bojonegoro. Tidak hanya pedagang hewan...

Next Post
Pameran Refresh di Sidoarjo, Representasi Sampah Dalam Balutan Karya

Pameran Refresh di Sidoarjo, Representasi Sampah Dalam Balutan Karya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID