Tugujatim.id – Siapa sih yang tidak suka makan mie instan? Selain dinilai praktis, sering kali mengonsumsi makanan ini membuat jadi ketagihan karena menyajikan berbagai rasa. Tapi, kamu harus tahu ada risiko tinggi yang mengintai kesehatanmu karena sering mengonsumsinya.
Barangkali makan mie instan memang jadi favorit masyarakat. Eits, sekarang kamu perlu menjaga kesehatan agar tidak terlalu sering memakan mie instan. Jangan sampai kamu kena beberapa penyakit seperti jantung, diabetes, liver, obesitas, dan malnutrisi karena kelebihan memakan mie instan. Waspada ya!
1. Penyakit Jantung
Kandungan natrium yang tinggi dalam mie instan ini tidak hanya bisa menaikkan tekanan darah, tapi juga dapat mengganggu fungsi ginjal yang meningkatkan risiko penyakit jantung. Sebab, adanya kandungan MSG (monosodium glutamat) yang digunakan agar rasa mie instan lebih gurih.
Hal ini menjadi salah satu sebab makan mie instan tidak dianjurkan dikonsumsi oleh penderita hipertensi dan gagal jantung kongestif, serta pengguna obat-obatan antidepresan dan obat diuretik.
2. Diabetes
Selanjutnya ada kandungan maida, yaitu olahan tepung terigu yang sudah melewati proses penggilingan, penghalusan, dan pemutihan. Perlu diketahui, maida tidak mengandung nutrisi apa pun, selain hanya kaya akan rasa.
Maida ini juga memiliki kandungan gula yang cukup tinggi sehingga dapat meningkatkan gula darah. Ketika mengonsumsi bahan olahan ini, organ pankreas akan melepaskan hormon insulin untuk mencernanya, di mana proses ini memerlukan waktu dan berpotensi mengakibatkan gula berlebih dan menimbulkan penyakit diabetes tipe 2.
3. Penyakit Liver
Bahaya makan mie instan bagi kesehatan selanjutnya yaitu berpotensi menimbulkan penyakit liver. Sebab, makanan ini mengandung pengawet atau zat aditif dan kandungan garam tinggi yang jika dikonsumsi berlebihan dapat menekan kerja organ hati (liver) karena sulit terurai.
Jika kondisi ini dibiarkan dalam waktu yang lama, kinerja hati dapat menurun dan cenderung menimbun lemak berlebih di dalam selnya. Penumpukan lemak tersebut yang akan berisiko menimbulkan kerusakan pada liver. Ketika fungsi liver terganggu, maka risiko retensi air (kelebihan cairan yang menumpuk dalam tubuh) yang mengakibatkan pembengkakan akan meningkat.
4. Obesitas
Berat badan berlebih atau obesitas juga menjadi salah satu bahaya makan mie instan yang terlalu sering. Sebab, pada satu bungkus mie instan terdapat sekitar 14 gram lemak jenuh. Di mana, angka tersebut sudah mencakup 40% kebutuhan lemak harian.
Di sisi lain, mie instan juga mengandung kalori yang tinggi. Meski mengenyangkan, tubuh tidak mendapatkan gizi yang cukup dari mie instan.
5. Malnutrisi
Dampak mie instan bagi kesehatan tubuh berikutnya dapat meningkatkan risiko kekurangan nutrisi, terutama pada anak-anak yang sering makan mie instan. Walaupun mie instan dinilai praktis dan disukai oleh semua kalangan termasuk anak-anak, kandungan serat, protein, vitamin, dan mineral yang ada di dalamnya sangatlah rendah.
Sudah tahu bahaya sering-sering makan mie instan kan? Yuk mulai sayangi dirimu agar tubuhmu tetap sehat dan bisa terus beraktivitas!
Writer: Sinta Amanda (Magang)
Editor: Dwi Lindawati








