MALANG, Tugujatim.id – 1.630 Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Malang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih). Para CJH selanjutnya melaksanakan manasik haji dengan serangkaian proses yang digelar selama delapan hari yakni Sabtu-Minggu (19-27/4/2025).
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Sahid menyebut peserta manasik tak terbatas pada CJH yang telah melunasi Bipih. CJH cadangan juga mengikuti manasik karena mereka masih memiliki kesempatan untuk berangkat.
“Jemaah cadangan itu nanti akan mengisi kursi jemaah yang tidak berangkat karena berbagai faktor,” jelas Sahid.
Ia menyebut saat ini ada perpanjangan masa pembayaran Bipih tahap kedua hingga Jumat (25/4/2025). Sehingga, masih ada kesempatan bagi CJH yang belum melunasi Bipih untuk melakukan pembayaran.
“Saya yakin nanti ada penambahan jumlah jemaah,” kata Sahid.

Manasik haji digelar sebanyak delapan kali di Kantor Urusan Agama (KUA) masing-masing kecamatan. Puncak manasik akan dilaksanakam di Islamic Center Kepanjen pada Minggu (27/4/2025).
Kabupaten Malang mendapatkan kuota CJH sebanyak 2.231 orang yang terdiri dari 1.692 jemaah reguler, 138 prioritas lansia, dan 401 cadangan. CJH di Kabupaten Malang didominasi oleh perempuan, yakni sebanyak 877 orang. Sementara 753 orang CJH berjenis kelamin laki-laki.
BACA JUGA: Viral Tumpukan Sampah Tutup Akses Makam di Malang
Pembukaan manasik haji ini dihadiri oleh Bupati Malang, Sanusi dan perwakilan Forkopimda Kabupaten Malang. Kepada pada CJH, Sanusi berpesan agar selalu mematuhi petunjuk-petunjuk yang diberikan petugas dan menjalani pendidikan secara sungguh-sungguh.
“Selalu jaga kesehatan, makan yang cukup, tidur yang cukup, dan tidak memaksakan kegiatan-kegiatan di luar kemampuannya,” ujar Sanusi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Darmadi Sasongko







