• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
pasuruan tugu jatim

Ilustrasi pengukuran tinggi dan berat badan bayi oleh petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan. Foto: dok Pemkab Pasuruan

1 dari 10 Bayi di Pasuruan Mengalami Masalah Tumbuh Kembang

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Kesehatan
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Angka prevalensi stunting di wilayah Pasuruan menunjukkan tren penurunan. Di wilayah Kabupaten Pasuruan, angka prevalensi stunting cenderung turun dalam tiga tahun terakhir.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, di 2020 tercatat angka prevalensi stunting mencapai 21,5 persen. Pada tahun 2021 turun menjadi 18,1 persen. Kemudian tingkat prevalensi stunting mengalami penurunan signifikan di tahun 2022 menjadi 10,8 persen.

You might also like

Makan telur.

5 Manfaat Rutin Makan Telur Setiap Hari, Nomor Lima Jaga Kondisi Fit!

02/06/2026 6:06 PM
Self care trend.

5 Self Care Trend Juni 2026 yang Lagi Digemari Gen Z

28/05/2026 8:11 AM

Sementara itu, di wilayah Kota Pasuruan, naik turun angka prevalensi stunting terjadi dalam kurun tiga tahun terakhir.

Di tahun 2020, tercatat prevalensi stunting sekitar 19,06 persen. Jumlah ini sempat mengalami lonjakan cukup tinggi di tahun 2021 hingga menjadi 23,7 persen. Namun, di tahun 2022, tingkat stunting kembali turun hingga tersisa 18 persen.

Angka prevalensi stunting, baik di Kota Pasuruan maupun Kabupaten Pasuruan sudah lebih rendah dari rata-rata di Jawa Timur yang mencapai 22,35 persen. Meskipun begitu, dari prosentase stunting tahun ini, kurang lebih satu dari 10 bayi yang lahir terhambat tumbuh kembangnya.

Di wilayah Kabupaten Pasuruan, ada 25 desa di 12 kecamatan yang menjadi lokus penanggulangan stunting. Dengan rincian enam desa di Kecamatan Kejayan, lima desa di Puspo, tiga desa di Lekok, dua desa di Wonorejo, dua desa di Gondangwetan. Sementara di Kecamatan Tutur, Nguling, Rembang, Kraton, Pandaan, Rejoso, dan Sukorejo, masing-masing satu desa.

“Keluarga yang beresiko anaknya stunting di Pasuruan sekitar 8.525. Penanganannya harus lebih cepat karena stunting hambat pertumbuhan IQ anak,” ungkap Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron, pada Kamis (12/1/2023).

Adapun di wilayah Kota Pasuruan, terdapat enam kelurahan di empat kecamatan yang jadi lokus penanggulangan stunting. Di antaranya Kelurahan Kebonagung, Kelurahan Bugul Lor, Karanganyar, Gadingreo, Blandongan, dan Bakalan.

“Kita perlu tahu kondisi secara objektif, perlu ada update data kasus stunting secara riil. Kita terus pantau mulai ibu hamil, remaja hingga balita,” ujar Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, pada Kamis (12/1/2023).

Turunnya angka prevalensi stunting ini tidak terlepas dari program-program penanggulangan yang terus digencarkan Pemkab maupun Pemkot Pasuruan.

Pemkab Pasuruan memiliki program besar penanggulangan stunting melalui gerakan Kasih Bersanding Mesra atau Keluarga Bersih Bersama Sadari Stunting Menuju Keluarga Sejahtera.

Program ini menggandeng seluruh OPD hingga stakeholder dan perusahaan-perusahaan untuk penanggulangan stunting, meliputi upaya pembangunan jamban-jamban di desa-desa untuk meningkatkan Open Defecation Free (ODF) atau bebas dari buang air sembarangan.

Kemudian pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), penataan kawasan kumuh, hingga penurunan angka kemiskinan.

Ada pula program sosialisasi pola makan yang sehat dan bergizi kepada ibu-ibu lewat lomba cipta menu MPASI dan Festival Isi Piringku.

“Kita juga punya gerakan Bumil Sehat untuk cegah stunting dari dini. Mereka diikutkan kelas ibu hamil minimal empat kali, diberi konsumsi tablet tambah darah setiap hari, dipantau peningkatan berat badan dan pola makannya,” jelas Kadinkes Kabupaten Pasuruan, dr Ani Latifah, pada Kamis (12/1/2023).

Sementara Pemkot Pasuruan mempunyai program layanan Angsal Gisi atau Penanganan Masalah Gizi Terintegrasi.

Dalam program itu, seluruh layanan puskesmas di Kota Pasuruan sudah terintegrasi guna mendeteksi dini tumbuh kembang anak. Mulai dari layanan screening pemeriksaan di laboratorium gizi, layanan konsultasi dan pendampingan dengan dokter spesialis untuk anak yang gizinya kurang, hingga fasilitas rumah pemulihan bila ada balita stunting yang perlu perawatan khusus.

“Setiap bulannya kita ada bimbingan sekaligus reward bagi ibu-ibu yang berat badan ankknya naik, biar termotivasi untuk menjaga gizi anaknya,” ujar Kadinkes Kota Pasuruan, dr Shierly Marlena, pada Kamis (12/1/2023).

Tags: bayi di pasuruanKabupaten Pasuruanmasalah tumbuh kembang anak
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Makan telur.

5 Manfaat Rutin Makan Telur Setiap Hari, Nomor Lima Jaga Kondisi Fit!

by Dwi Linda
02/06/2026 6:06 PM
0

Tugujatim.id - Telur jadi salah satu bahan makanan yang mudah ditemukan dan sering dikonsumsi sehari-hari. Selain praktis, makan telur juga...

Self care trend.

5 Self Care Trend Juni 2026 yang Lagi Digemari Gen Z

by Dwi Linda
28/05/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id – Self care trend 2026 sekarang mulai jadi pembahasan yang sering muncul di kalangan anak muda, terutama Gen Z....

Merek moisturizer terbaik.

8 Daftar Merek Moisturizer Terbaik Tahun 2026, Bantu Jaga Kulit Lembap dan Sehat

by Dwi Linda
16/05/2026 3:07 PM
0

Tugujatim.id – Penggunaan moisturizer atau pelembap wajah kini menjadi bagian penting dalam rutinitas perawatan kulit, terutama di kalangan remaja hingga...

Operasi katarak gratis

Pegadaian Gelar Operasi Katarak Gratis di Sidoarjo, 125 Warga Jalani Tindakan Medis

by Mochamad Abdurrochim
11/05/2026 2:56 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui program operasi katarak...

Next Post
jamu bubuk tugu jatim

Produk Jamu Bubuk Asal Pasuruan Laku Hingga ke Hungaria dan Taiwan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID