SIDOARJO, Tugujatim.id — 100 hari masa kerja pertama Bupati Sidoarjo, H Subandi bersama Wakil Bupati, Mimik Idayana menunjukkan berbagai capaian kinerja yang signifikan dan progresif. Sejumlah program unggulan dari total 14 program prioritas yang mereka usung mulai direalisasikan secara bertahap, menunjukkan komitmen nyata dalam menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat Kabupaten Sidoarjo.
Beberapa program yang menjadi prioritas utama seperti penciptaan 100 ribu lapangan kerja baru, berobat gratis, program makan bergizi gratis, pemberian 20 ribu beasiswa, peningkatan 20 ribu UMKM agar naik kelas, penyediaan akses permodalan bagi UMKM, pemberian insentif kesejahteraan bagi para kader kesehatan, serta pemberian bantuan pupuk dan benih kepada para petani dan nelayan, telah mulai dilaksanakan dengan capaian-capaian yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Di samping itu, pembangunan infrastruktur yang menjadi tulang punggung pertumbuhan wilayah juga mendapatkan perhatian serius dari Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo. Percepatan pembangunan jalan dan jembatan dilakukan di berbagai wilayah, dengan mengedepankan prinsip pemerataan dan kualitas infrastruktur yang berkelanjutan.
Meski begitu, pasangan Subandi – Mimik menyatakan bahwa capaian 100 hari pertama ini bukanlah akhir dari perjalanan mereka, melainkan awal dari kerja panjang lima tahun ke depan dalam menyelesaikan seluruh program prioritas. Evaluasi dan penyesuaian strategi akan terus dilakukan guna memastikan seluruh program dapat direalisasikan secara optimal dan tepat sasaran.

Dalam rangka melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian 100 hari, pada Selasa malam (10/6/2025), seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dikumpulkan di Pendopo Delta Wibawa. Wakil Bupati Mimik Idayana yang hadir mewakili Bupati Subandi secara tegas meminta seluruh jajaran OPD bekerja lebih keras dalam mewujudkan 14 program prioritas tersebut, dengan tidak hanya duduk di balik meja kerja, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk menyaksikan secara nyata kondisi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan Kabupaten Sidoarjo tidak bisa hanya bertumpu pada sosok Bupati dan Wakil Bupati semata, melainkan sangat bergantung pada kinerja dan peran aktif seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
“Ayo semangat bekerja untuk membangun Sidoarjo. Ojok lungguh nang kursi tok, saya mohon ayo mudun. Kalau kita tidak turun, kita tidak akan paham seperti apa dibawah itu,” ungkap Mimik dalam arahannya.
Wakil Bupati Mimik juga menegaskan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan secara bersama-sama, di antaranya adalah penanganan banjir, perbaikan jalan dan penerangan, serta pengelolaan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan di beberapa wilayah. Meski demikian, ia optimis bahwa dengan kerja sama seluruh elemen pemerintahan dan partisipasi aktif masyarakat, seluruh permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara bertahap.
Menurutnya, 14 program prioritas yang menjadi janji politik pasangan Subandi–Mimik sangat mungkin untuk direalisasikan selama lima tahun masa kepemimpinan mereka, terutama dengan didukung oleh kekuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sidoarjo yang cukup besar. Ia menegaskan, seluruh anggaran yang tersedia akan digunakan secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Amanah ini akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya, oleh karenanya dalam 100 hari pertama ini kami berusaha bergerak cepat menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.
Capaian Penting 100 Hari Kinerja Subandi–Mimik:
1. Penciptaan 100 Ribu Lapangan Kerja Baru
Sebagai langkah awal dalam menciptakan lapangan kerja, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah menyelenggarakan 24 program pelatihan kerja yang diikuti oleh 1.901 peserta dari berbagai kalangan masyarakat. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja lokal agar siap bersaing di dunia kerja dan dunia usaha.
2. Berobat Gratis untuk Seluruh Warga
Hingga Mei 2025, cakupan Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Sidoarjo telah mencapai 99,44%, yang berarti dari total 2.027.874 jiwa penduduk Sidoarjo, sebanyak 2.016.554 jiwa telah memiliki JKN-KIS. Sementara itu, jumlah peserta aktif JKN-KIS juga meningkat menjadi 76,63%, atau setara dengan 1.554.045 jiwa dari total pemegang kartu JKN-KIS. Peningkatan ini menjadi indikator keberhasilan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan akses layanan kesehatan gratis bagi seluruh lapisan masyarakat.
3. Program Makan Bergizi Gratis
Program ini menyasar kelompok rentan seperti warga miskin, lansia, anak yatim, dan penyandang disabilitas berat. Sebanyak 800 warga miskin dan lansia mendapatkan makanan dua kali sehari. Bantuan permakanan juga diberikan kepada 1.175 anak yatim yang diasuh di 71 yayasan panti asuhan, serta 225 penyandang disabilitas berat yang menerima bantuan tunai sebesar Rp 300 ribu per bulan selama setahun. Total anggaran yang telah direalisasikan untuk program ini mencapai lebih dari Rp 6 miliar.
BACA JUGA: Forkopimda Sidoarjo Kompak Fokus Produktifitas Jagung Dukung Wujudkan Swasembada Pangan Nasional
4. Program Beasiswa untuk 20 Ribu Pelajar
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyiapkan 20.000 beasiswa yang mencakup beasiswa prestasi, keagamaan, dan bagi siswa dari keluarga tidak mampu. Saat ini proses verifikasi data penerima masih berlangsung dan dilakukan secara transparan guna memastikan beasiswa diberikan tepat sasaran.
5. Permodalan untuk UMKM Melalui Program Kurda
Program Kurda (Kredit Usaha Rakyat Daerah) memberikan akses permodalan dengan bunga rendah hanya 2% per tahun dan plafon pinjaman hingga Rp 50 juta. Hingga saat ini, lebih dari 2.035 pelaku UMKM telah menerima pembiayaan dengan total nilai lebih dari Rp 76 miliar. Target ke depan, sebanyak 3.500 UMKM akan menerima manfaat dari program ini.
6. 20 Ribu UMKM Naik Kelas
Hingga 31 Mei 2025, sebanyak 3.884 UMKM telah berhasil naik kelas. Selain itu, sebanyak 2.290 UMKM telah mendapatkan pendampingan berupa fasilitasi pendaftaran merek, pelatihan, dan bimbingan teknis untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar.
7. Peningkatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan
Pada tahun 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menargetkan betonisasi pada 11 ruas jalan dengan total panjang 8.470 meter yang dilengkapi saluran drainase (U-Ditch) adapun ruas jalan tersebut meliputi :
1. Jalan Industri Buduran – Sidokepung, Kecamatan Buduran
2. Jalan Gedangan – Betro, Kecamatan Gedangan
3. Jalan Kolonel Sugiono, Desa Kepuhkiriman, Kecamatan Waru
4. Jalan Pabean Sedati – Ngingas, Kecamatan Sedati – Waru
5. Jalan Gilang – Bringinbendo, Kecamatan Taman
6. Jalan Wadugasri – Tambak Sawah, Kecamatan Waru
7. Jalan Wadungasri – Tambaksumur, Kecamatan Waru
8. Jalan Nasional Waru – Ngingas, Kecamatan Waru
9. Jalan Tambakrejo – Tambak Sawah, Kecamatan Waru
10. Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Waru
11. Jalan Kalanganyar – Segoro Tambak, Kecamatan Sedati
BACA JUGA: Kabar Gembira! Guru PAUD dan Madin Non-ASN di Sidoarjo Terima Insentif
Selain itu juga , terdapat 17 jembatan yang akan direkonstruksi. Dalam periode Maret–Mei 2025, sebanyak 185 ruas jalan telah dilakukan pemeliharaan oleh satuan tugas (satgas) jalan yang tersebar di 18 kecamatan.
8. Penanganan Banjir Melalui Gerakan ‘Jihad Rawat Kali’
Penanganan banjir menjadi salah satu fokus utama dengan menggerakkan partisipasi masyarakat melalui kerja bakti dan gotong royong. Program “Jihad Rawat Kali” telah berhasil menormalisasi 52 saluran air dan avoer dengan total panjang mencapai 53.330 meter. Selain itu, pembangunan DAM baru seperti di Desa Kedungpeluk dan pemasangan pompa air berkapasitas hingga 2.400 liter/detik menjadi bagian dari strategi teknis yang dijalankan.
Dengan visi “Menata Desa, Membangun Kota Menuju Sidoarjo Menjadi Metropolitan Inklusif, Berdaya Saing, Sejahtera, dan Berkelanjutan”, pasangan Bupati Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana menegaskan kembali komitmennya untuk menjadikan Kabupaten Sidoarjo sebagai daerah yang lebih maju dan merata pembangunannya.
Seratus hari pertama ini adalah langkah awal yang akan terus dikembangkan dengan semangat kerja bersama dan pengabdian sepenuh hati bagi masyarakat Sidoarjo. (Adv).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Achmad
Editor: Darmadi Sasongko








