PASURUAN, Tugujatim.id – Puting beliung melanda kawasan pesisir Pasuruan, Jawa Timur. Pusaran angin yang bergerak cepat dengan tekanan tinggi ini menyebabkan kerusakan bangunan-bangunan dan pohon tumbang pada Minggu (19/01/2025), pukul 16.30 WIB.
BPBD Kabupaten Pasuruan telah tuntas menghitung bangunan yang rusak akibat puting beliung. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Pasuruan, sebanyak 112 rumah rusak ringan dan empat bangunan rusak berat.
Baca Juga: “Sulap” Daun Kelor Jadi Camilan Sehat, Kisah Pasutri asal Mojokerto Dapat Cuan dari Bisnis Keripik
Sebanyak 38 bangunan dan rumah rusak ringan di antaranya berada di kawasan Pelabuhan Perikanan Lekok, Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok. Sementara terdapat empat bangunan rusak berat.
Empat bangunan rusak berat antara lain bengkel, warung, poskamling, dan toko. Warung dan poskamling ambruk.
“Sementara di wilayah Nguling, ada empat bangunan dan puluhan rumah rusak ringan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi pada Senin (20/01/2025).
Puluhan bangunan yang rusak ringan tersebut berada di Dusun Buyuk dan Dusun Pesisir, Desa Mlaten, Kecamatan Nguling.
“Kerusakan ringan rata-rata di bagian atap, asbes, dan seng beterbangan,” jelasnya.
Baca Juga:Mobilitas Warga Terganggu Pasca Tembok RS Unej Roboh Lagi, Begini Kata Humas
Sementara itu, Kades Mlaten Abdillah mengungkapkan, pasca diterjang puting beliung warga melakukan kerja bakti membersihkan puing bangunan dan melakukan perbaikan. Kerja bakti dilakukan sejak malam hari.
“Kemarin aliran listrik juga sempat putus,” terang Abdillah.
Sementara itu, Kasubnit Lidik Satpolairud Pasuruan Aipda Laswanto mengungkapkan, pihaknya saat ini berfokus membantu melakukan kerja bakti. Terutama membersihkan pohon-pohon yang tumbang.
“Kami membantu warga bersih-bersih,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Laoh Mahfud
Editor: Dwi Lindawati








