• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kasus kekerasan anak.

Ilustrasi kekerasan anak. (Foto: Pixabay)

117 Kasus Kekerasan Anak Terdata di Kabupaten Malang selama 2023: Didominasi Perempuan Muda Usia 13-15 Tahun

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kasus kekerasan anak setiap tahun memang masih terjadi di Kabupaten Malang, Jatim. Terbaru, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Malang mencatat 117 anak jadi korban kekerasan selama 2023. Mulai dari kekerasan fisik, psikis, seksual, eksploitasi, penelantaran, dan lain-lainnya.

Data DP3A Kabupaten Malang mengungkapkan, anak-anak yang menjadi korban kasus kekerasan didominasi berjenis kelamin perempuan. Rinciannya, 90 anak perempuan dan 27 sisanya adalah laki-laki.

You might also like

Sidoarjo

Kontes Modifikasi Motor Dua Tak di Sidoarjo Mampu Gerakkan Ekonomi Masyarakat

01/06/2026 11:45 AM
WTP

WTP Tuban Kembali Diraih, Pemkab Catat 11 Kali Berturut-turut dari BPK RI

31/05/2026 9:10 AM

Untuk rentangnya, anak-anak usia 13-15 tahun terbanyak mendapatkan kekerasan. Tercatat, 35 anak yang masuk dalam golongan usia tersebut menjadi korban. Golongan usia 16-18 tahun, ada 33 anak; dan golongan usia 7-12 tahun (31 anak); golongan usia 0-6 tahun (15 anak).

Baca Juga: Performa Super Kencang Tiada Tanding: Review Redmi Note 13 Pro+ 5G, Smartphone Flagship Mewah dengan Kamera 200 MP

Para korban terbanyak mengalami kekerasan psikis, disusul dengan kekerasan seksual. Rinciannya, 84 anak mengalami kekerasan psikis dan 68 anak jadi korban kekerasan seksual. Tercatat, 19 anak pernah mengalami kekerasan fisik, sembilan anak dieksploitasi, 12 anak ditelantarkan, dan satu anak mengalami kekerasan lainnya.

Kepala DP3A Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo melalui Kepala UPT PPA DP3A Kabupaten Malang Ulfi Atka Ariarti mengatakan selalu mendampingi anak-anak kasus korban kekerasan agar tidak trauma. Pendampingan, dia mengatakan, juga dilakukan agar mereka tidak menjadi pelaku di kemudian hari.

“Ini karena usia anak-anak yang menjadi korban kekerasan relatif masih terbilang muda,” kata Ulfi, beberapa waktu lalu.

Selain pendampingan, DP3A Kabupaten Malang juga memastikan anak-anak selamat pasca menjadi korban. Dia khawatir anak-anak tersebut mendapatkan ancaman dari pihak-pihak yang mereka laporkan.

“Kami dampingi demi keselamatannya. Anak-anak juga agar tidak trauma berlebihan,” kata Ulfi.

Baca Juga: Desain Mewah! Review Laptop Gaming Acer Nitro V15 RTX2050 Powerfull: Harga Termurah Spesifikasi Nggak Main-Main buat Gamers

Jika seorang anak juga menjadi pelaku kekerasan seperti dalam kasus perundungan, dia mengatakan, DP3A Kabupaten Malang juga akan mendampinginya. Sebab, bisa jadi korban pernah usil kepada pelaku sehingga membalasnya.

Namun apabila seorang anak menjadi pelaku kekerasan seksual, dia mengatakan, pihak DP3A Kabupaten Malang tidak akan mendampingi. Kasus kekerasan seksual langsung diserahkan pada Balai Pemasyarakat (Bapas) agar pelaku bisa mendapatkan pembinaan.

“Kalau kasus bullying, kami dampingi semua. Kami minta keterangan semua pihak,” kata Ulfi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Angka kekerasan anak di Kabupaten Malang 2023Berita Kabupaten Malang hari iniBerita kekerasan anak perempuanBerita kekerasan fisikKabupaten Malang hari ini
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Sidoarjo

Kontes Modifikasi Motor Dua Tak di Sidoarjo Mampu Gerakkan Ekonomi Masyarakat

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 11:45 AM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Gelaran kontes modifikasi motor dua tak dalam ajang Jayandaru Vol. 1 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Lingkar...

WTP

WTP Tuban Kembali Diraih, Pemkab Catat 11 Kali Berturut-turut dari BPK RI

by Mochamad Abdurrochim
31/05/2026 9:10 AM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Prestasi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kembali diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban. Untuk ke-11 kali secara beruntun,...

Bojonegoro

24 ASN Rebutan 5 Kursi Kepala OPD Bojonegoro, Satpol PP dan Brida Jadi Formasi Favorit

by Mochamad Abdurrochim
24/05/2026 2:20 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Sebanyak 24 aparatur sipil negara (ASN) mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah...

3.600 lulusan SMK

Sebanyak 3.600 Lulusan SMK dan LPK Jawa Timur Bekerja di Luar Negeri

by Mochamad Abdurrochim
20/05/2026 7:44 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sebanyak 3.600 lulusan SMK dan lembaga pelatihan kerja (LPK) bekerja di luar negeri. Selain itu Pemerintah Provinsi...

Next Post
Sepak Bola Mojokerto.

Pelatih Sepak Bola Mojokerto Beber Porsi Latihan Ideal saat Puasa: Badan Atlet Tetap Fit

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID