12 Cara Jitu untuk Mengatasi Rasa Sedih dan Galau karena Sulit Melupakan Seseorang

  • Bagikan
Ilustrasi seseorang merasa sedih dan galau karena ditinggal kekasih. (Foto: Pixabay) tugu jatim
Ilustrasi seseorang merasa sedih dan galau karena ditinggal kekasih. (Foto: Pixabay)

Tugujatim.id – Tidak mudah bagi seseorang untuk melupakan sosok yang memberi begitu banyak kenangan dalam hidupnya. Tapi, jika melupakan adalah jalan terbaik untuk melanjutkan hidup, maka itu harus dilakukan.

Dilansir dari healthline.com, selama hidup, kita mungkin akan bertemu satu atau dua orang yang meninggalkan emosi yang kuat. Mungkin kita pernah mengagumi seseorang tapi orang itu tidak merasakan hal yang sama atau seseorang yang mengagumi kita tetapi meninggalkan sakit yang tidak bisa dilupakan. Ketidaksukaan yang mendalam juga dapat memicu ruminasi, sehingga kita bahkan mungkin terjebak dalam pikiran tentang seseorang yang tidak dapat kita tahan.

Dari kedua skenario di atas, kita lebih suka tidak memikirkannya sama sekali, jadi kita memutuskan untuk membuang kenangan yang tidak diinginkan itu dan melanjutkan hidup. Namun,  menekan pikiran tertentu seringkali hanya mengembalikannya dengan berkala yang akhirnya membuat kita kewalahan dan frustrasi. Nah, berikut adalah tips yang bisa membantu Anda menyegarkan kembali pikiran Anda ketika anda ditinggal seseorang atau sulit melupakan seseorang. Apa saja?

1. Cari tahu penyebabnya

Jika Anda telah mencoba dan gagal mengalihkan pikiran Anda dari seseorang, tanyakan pada diri sendiri mengapa. Menggali lebih dalam pada pertanyaan seperti ini dapat membantu Anda mendapatkan beberapa wawasan tentang mengapa Anda masih terjebak pada mereka dan mungkin mengarah pada beberapa resolusi.

Bagaimanapun itu, hasil yang jelas dapat membantu Anda membalik halaman pada pemikiran itu dan bergerak maju.

2. Fokus pada fakta

Tidak jarang Anda membayangkan seseorang secara intens, terutama ketika waktu telah memudar dan kenangan menjadi lebih realistis.

Orang memiliki lebih banyak bayangan seseorang daripada benar dan salah atau baik dan buruk, tetapi bias ingatan dapat meningkatkan peluang Anda untuk mengingat hal-hal indah atau buruk dibandingkan sifat atau peristiwa sehari-hari.

Daripada Anda terus memikirkan kebaikan-kebaikan atau peristiwa indah di masa lalu, lebih baik Anda melihat fakta-fakta yang tersedia. Untuk melupakan seseorang, Anda harus melihat fakta tentang orang tersebut dibandingkan dengan pemikiran baik yang Anda ciptakan tentang orang itu.

3. Menerima dengan lapang dada

Ketika Anda sepertinya tidak bisa berhenti memikirkan seseorang, cobalah fokus ke pikiran itu alih-alih menjauh. Itu mungkin terdengar sangat tidak logis, tetapi teknik ini benar-benar bisa berhasil.

Pikiran-pikiran itu mungkin terus kembali karena Anda belum menerima kenyataan dari situasi tersebut. Cinta tak berbalas, penghinaan, perlakuan tidak adil, dendam lama yang tersimpan, semua itu dapat menyebabkan banyak kesusahan, yang Anda tolak untuk melindungi diri sendiri.

Meditasi adalah salah satu cara yang berguna untuk berlatih mengeksplorasi dan menerima pikiran yang tidak diinginkan. Latihan meditasi yang teratur dapat mengajarkan Anda untuk duduk dengan pikiran yang terpendam dan membiarkannya berlalu saat Anda mengamatinya dengan belas kasih dan rasa ingin tahu.

4. Tuliskan isi hatimu

Tidak semua orang berhasil dengan meditasi, jadi jika itu tidak berhasil untuk Anda, jangan khawatir. Metode lain dapat membantu Anda untuk mulai mengeksplorasi dan menerima pikiran-pikiran tentang seseorang yang akhirnya akan membantu Anda melupakannya.

Journaling adalah salah satu metodenya. Banyak orang menganggap jika journaling adalah hal yang dilakukan pada masa remaja mereka, tetapi jurnal memiliki manfaat pada setiap tahap kehidupan.

Jurnal memberikan Anda tempat untuk melampiaskan frustasi dan berdamai dengan emosi yang sulit. Bahkan mungkin akan terasa sedikit lebih mudah untuk mengetahui alasan-alasan pikiran yang rumit dengan menulis.

Banyak orang menganggap journaling itu katarsis. Kelegaan yang datang dengan menuliskan pikiran-pikiran sulit hampir dapat membuat Anda merasa seolah-olah Anda telah menaruh pikiran-pikiran itu di tempat yang tidak lagi membebani Anda begitu berat.

5. Mencari kegiatan sampingan yang positif

Suatu pengalihan dapat membantu Anda mengelola segala jenis tekanan emosional selama Anda menerapkannya dengan benar.

Saat Anda mencoba mencari hiburan sementara dari pikiran yang tidak menyenangkan atau menjengkelkan, pengalihan bisa menjadi trik yang hebat.

Pengalihan juga bisa berguna ketika Anda tidak dapat melakukan apa pun untuk mengubah keadaan yang mengganggu Anda. Untuk mengatasi ingatan yang terus berulang, Anda harus mengatasi dari akarnya.

Singkatnya, selama Anda tidak menggunakan pengalih perhatian untuk menyangkal emosi dan pengalaman, itu mungkin berhasil sebagai strategi mengatasi jangka pendek yang baik.

Cobalah untuk membaca buku, mendengarkan musik yang membuat Anda rileks, menonton acara TV favorit, bercerita dengan teman dekat Anda, atau melakukan olahraga ringan seperti jogging atau berjalan di sekitar lingkungan Anda untuk menghirup udara segar dan melepaskan penat sejenak.

Kegiatan ringan diatas mungkin bisa membuat Anda berpikir lebih jernih dan tidak membiarkan pikiran Anda berjalan semakin jauh.

6. Coba untuk lebih mengenal diri sendiri

Baik itu untuk mengalihkan pikiran dari cinta terakhir Anda atau pengkhianatan seorang teman, akan lebih baik jika Anda memfokuskan kembali pikiran pada satu orang yang sangat penting, diri Anda sendiri.

Beberapa trik self-exploration dapat mengalihkan Anda dari pikiran tentang siapapun yang ingin Anda hentikan. Ini juga dapat membantu Anda kembali terhubung dengan hobi, minat pribadi, dan hal-hal lain yang menurut Anda bermakna. Anda tahu, hal-hal kecil seperti itu sering Anda lupakan ketika Anda sibuk memikirkan orang lain.

Self-discovery dapat menghasilkan hasil yang lebih besar ketika Anda mencoba untuk beralih dari pikiran mantan atau orang yang Anda taksir yang tidak merasakan hal yang sama. Semakin Anda terhubung kembali dengan diri sendiri, semakin Anda mungkin memperhatikan kunci-kunci utama yang tidak cukup sesuai dengan Anda atau selaras dengan masa depan yang Anda bayangkan.

7. Prioritaskan kebutuhan diri sendiri

Berpikir bahwa Anda membutuhkan seseorang membuat proses melepaskan orang itu menjadi lebih sulit. Jika Anda meyakinkan diri sendiri bahwa Anda dapat melanjutkan hidup tanpa mereka, itu bisa menjadi langkah awal untuk mencapai tujuan Anda sendiri.

Coba tanyakan pada diri sendiri, “Kebutuhan apa yang sudah mereka penuhi? Bisakah saya memenuhinya sendiri? Jika tidak, bagaimana saya bisa memenuhi kebutuhan itu?” Jawaban Anda dapat membantu untuk mulai mengidentifikasi jalan yang lebih jelas ke depan. Ingat, tidak ada yang bisa memenuhi semua kebutuhan Anda, meskipun teman dan pasangan Anda memberikan dukungan emosional jika Anda sendiri tidak berusaha.

8. Menjaga jarak secara sehat

Menciptakan ruang antara Anda dan orang lain dapat membantu Anda menjernihkan pikiran dengan lebih baik. Di luar pandangan, di luar pikiran, seperti kata pepatah.

Saat Anda merasa menjaga jarak masih terlalu sulit, strategi ini mungkin dapat membantu Anda:
-Berhenti mengikuti atau sembunyikan profil media sosial untuk sementara, dan hindari mengunjungi sosial media mereka.
-Hindari mengirim SMS, menelpon, dan mempertahankan komunikasi hanya seperlunya.

9. Fokus dengan kondisi saat ini

Perhatian atau pikiran Anda tentang saat ini, dapat meningkatkan kesejahteraan dalam beberapa cara. Saat Anda fokus dengan kondisi Anda dalam kehidupan sehari-hari, Anda dapat memperkuat hubungan Anda dengan orang lain. Ini juga dapat meningkatkan kesadaran diri dan memiliki dampak positif pada kesehatan emosional.

Ketika Anda hidup dengan penuh kesadaran dan perhatian dari diri sendiri, Anda lebih selaras dengan setiap momen yang berlalu, sehingga menjadi lebih mudah untuk menghentikan pikiran yang berputar dan mengembalikan perhatian Anda pada apa yang sebenarnya ingin Anda pikirkan. Karena, energi mental Anda terperangkap di setiap momen saat itu terjadi, kemungkinannya kecil untuk hanyut ke arah yang tidak seharusnya.

Berikut ini cara sesederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengembalikan konsentrasi:
-menggunakan panca inderamu
-mengembalikan fokus saat pikiran mulai mengembara
-melatih pernapasan

10. Beri waktu

Menunggu seringkali menjadi hal yang paling mudah dan paling sulit untuk dilakukan.

Tentu, Anda tidak perlu melakukan apa pun selain hidup seperti biasanya. Namun, waktu tampaknya berjalan jauh lebih lambat ketika Anda menginginkan sesuatu yang spesifik terjadi.

Anda mungkin mengabaikan pendapat bahwa rasa sakit dan intensitas pikiran Anda suatu hari nanti akan berkurang, dan waktu yang akan menyelesaikan itu. Suatu hari pada akhirnya akan tiba ketika Anda harus benar-benar mengeluarkan upaya untuk mengingat kembali orang yang tadinya tidak dapat Anda lupakan saat ini. Waktu akan menyembuhkan itu semua.

11. Belajar untuk memaafkan

Terlalu mudah untuk terjebak dalam kesusahan ketika seseorang berbuat salah kepada Anda. Mungkin Anda memikirkan ketidakadilan, lagi dan lagi, terpaku pada rasa sakit pengkhianatan dan memikirkan semua hal yang dapat Anda lakukan untuk menyeimbangkan keadaan. Namun, menelusuri kembali jalan ini umumnya hanya memicu lebih banyak kesengsaraan, sementara memaafkan menawarkan jalur yang lebih andal menuju kedamaian.

Inilah satu hal yang tidak semua orang sadari tentang memaafkan: Ini untuk Anda, lebih dari orang lain. Memaafkan membantu Anda melepaskan kesalahan yang telah Anda pegang erat-erat sehingga Anda dapat bergerak maju dengan hati yang lebih ringan.

Menjadi lebih mudah untuk memaafkan ketika Anda mengingat semua orang pernah berbuat salah, dan banyak dari kesalahan itu yang sebenarnya tidak disengaja.

12. Menemui terapis atau profesional

Jika tips di atas tidak membantu Anda untuk berhenti memikirkan orang tersebut, dukungan profesional adalah langkah selanjutnya yang baik.

Seorang terapis tidak dapat memberi Anda pikiran secara langsung seperti sinar jernih matahari, tetapi mereka dapat menawarkan bimbingan penuh perhatian saat Anda terjebak dengan alasan-alasan mengapa Anda tidak dapat melanjutkan.

Dalam terapi, Anda dapat mempelajari cara-cara produktif untuk menantang pikiran yang tidak diinginkan dan mematahkan cengkeramannya, bersama dengan praktik perhatian dan keterampilan mengatasi yang bermanfaat lainnya. Seorang terapis juga dapat membantu Anda yang masih sulit memaafkan seseorang.

Semoga 12 tips di atas dapat membantu Anda. Melupakan memanglah bukan pekerjaan yang mudah, tapi apapun yang dilakukan dengan sungguh tentu akan membuahkan hasil yang baik. Prioritaskan diri Anda sendiri dan cobalah untuk lebih fokus menjadi pribadi yang lebih baik daripada memikirkan orang yang tidak memikirkan Anda.

  • Bagikan