PASURUAN, Tugujatim.id – Pencurian kabel tembaga milik PLN (Persero) kembali marak terjadi di Kabupaten Pasuruan. Dalam Desember 2025, aksi pencurian kabel PLN yang menargetkan aset publik tersebut sudah 2 kali terjadi.
Terbaru, aksi pencurian kabel PLN mengakibatkan matinya lampu jalan di wilayah Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Peristiwa terakhir terjadi pada Jumat dini hari (15/12/2025).
Baca Juga: Perawatan Jaringan PLN Berhenti Sementara Demi Listrik Stabil Perayaan Natal
Kabel travo PLN di Dusun Leduk, Desa Lugowok, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, dipotong dan dicuri oleh orang tidak dikenal sehingga menyebabkan gangguan aliran listrik di sekitar TKP.
Humas PLN Pasuruan Riang Prakoso mengungkapkan bahwa kasus pencurian kabel PLN ini kali kedua terjadi pada Desember 2025 dan sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.
“Kejadian pencurian kabel ini merupakan kali kedua yang terjadi di kurun waktu Desember 2025. Kami telah melaporkan secara resmi ke pihak kepolisian,” ujar Riang pada Sabtu (27/12/2025).
Pencurian Ganggu Distribusi Aliran Listrik
Riang menyebut pencurian kabel itu berdampak pada terganggunya proses distribusi listrik kepada sejumlah pelanggan di wilayah yang terdampak. PLN segera mengecek lokasi dan mengganti material yang hilang agar supaya aliran listrik kembali normal.
“Setelah dicek di lokasi dan ditemukan aliran listrik padam di sekitar TKP, langsung dipasang kembali agar aliran listrik normal kembali,” ungkapnya.
Baca Juga: Listrik di Aceh Disebut Menyala, PLN Klarifikasi: Faktanya Masih Banyak Wilayah Gelap
Untuk mencegah kejadian yang sama, PLN Pasuruan kini memperketat pengawasan dengan menambah petugas lapangan yang melaksanakan patroli secara rutin di sejumlah titik rawan.
“PLN berkomitmen untuk tetap terus melayani pelanggan dan akan melaksanakan patroli rutin ke seluruh aset milik PLN,” imbuhnya.
Kasus pencurian kabel PLN tersebut hingga kini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak aparat kepolisian guna mengungkap pelaku dan jaringan yang terlibat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Laoh Mahfud
Editor: Dwi Lindawati








