KEDIRI, Tugujatim.id – Adanya prediksi gelombang ketiga kasus Covid-19 menjadi perhatian serius masyarakat, termasuk di Kabupaten Kediri. Tercatat ada kenaikan angka kematian sebanyak 8 orang karena Covid-19 selama dua minggu terakhir berdasar data yang dirilis Dinas Kominfo Kabupaten Kediri.
Pada 15 Oktober 2021, total angka kematian di Kabupaten Kediri sebanyak 1.189 orang dan naik menjadi 1.197 orang pada 1 November 2021. Apalagi, dua hari lalu Kabupaten Kediri juga telah melakukan percobaan pembukaan Car Free Day di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG).
Sayangnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri Ahmad Chotib belum bisa menjelaskan tentang hal tersebut. Dikonfirmasi mengenai evaluasi pembukaan CFD itu, Chotib hanya menerangkan kegiatan itu akan dirapatkan oleh jajaran.
“Masih akan dirapatkan,” jawab Chotib melalui pesan WhatsApp.
Sedangkan apabila melihat rilis resmi dari Kabupaten Kediri, dalam sebulan terakhir ada 13 orang meninggal dunia karena Covid-19 terhitung sejak 1 Oktober 2021 yang mencatat angka kematian sebanyak 1.184 orang.
Menanggapi ini, Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri, Taufik Chavifudin, melihat bahwa Pemkab Kediri perlu melakukan percepatan vaksinasi , khususnya untuk kategori lansia.
“Vaksinasi untuk lansia ini perlu ditambah, bahkan juga harus terus jemput bola,” ungkap Ketua DPC PPP Kabupaten Kediri ini.
Menurutnya, angka vaksinasi untuk lansia masih di bawah 40 persen. Sehingga, Pemkab Kediri harus terus menggenjot percepatan vaksin tersebut. Adalagi problemnya, kata Taufik, dari kategori lansia terkadang belum bisa divaksin karena adanya komorbid yang membuat para lansia terhambat.
“Mau tidak mau percepatan vaksin ini menjadi kunci untuk herd immunity,” kata Taufik.







