MALANG, Tugujatim.id – Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) menyalurkan bantuan sebanyak 200 becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto. Penyerahan dilakukan di Pendapa Panji, Kabupaten Malang, Selasa (20/01/2026).
Bupati Malang Sanusi mengapresiasi bantuan Presiden Prabowo yang bisa membantu masyarakat kecil untuk menyambung hidup dan menghidupi keluarganya.
Baca Juga: 100 Becak Listrik dari Presiden Prabowo Diserahkan pada Tukang Becak Lansia Tuban
Untuk mendukung program ini agar berkelanjutan, dia mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang telah menyiapkan colokan listrik gratis khusus untuk becak listrik.
“Kami hari ini sudah mulai memasang colokan listrik di pangkalan becak. Pengadaannya menggunakan APBD Kabupaten Malang,” kata Sanusi.
Sementara itu, Ketua Yayasan GSN Letjen TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko menyalurkan bantuan kepada penarik becak, terutama lansia. Mereka telah mengikuti pelatihan soal cara mengoperasikan becak hingga perawatannya.
Teguh menyebut, Yayasan GSN kini telah menyalurkan 10 ribu becak listrik kepada penarik becak lansia se-Indonesia. Mereka mengutamakan penerima yaitu penarik becak yang sudah berusia di atas 70 tahun.
Prabowo Siapkan 70 Ribu Becak ke PT Pindad
Jika seluruh penarik becak di atas 70 tahun telah menerima bantuan, dia melanjutkan, becak listrik akan diberikan ke penerima yang berusia di atas 60 tahun. Tentu saja, dia mengatakan, pendistribusiannya bertahap hingga seluruh penarik becak di Indonesia mendapat bantuan.
“Insyaa Allah Pak Prabowo akan memberikan bantuan becak listrik ke seluruh penarik becak,” kata Teguh.

Pada 2026 dan 2027, pihaknya telah menyiapkan anggaran produksi 70 ribu becak listrik yang akan dibagikan lagi ke penarik becak. Dia menambahkan, Prabowo telah memesan 70 ribu becak listrik ke PT Pindad.
“Harapannya seluruh penarik becak bisa kebagian,” imbuhnya.
Teguh menegaskan, pengadaan bantuan becak murni memakai uang pribadi Prabowo yang disalurkan melalui Yayasan GSN. Prabowo berinisiatif memberikan bantuan ini karena merasa trenyuh saat melihat lansia menarik becak.
Baca Juga: Puluhan Lansia di Jember Antre Jadi Penerima Becak Listrik Bantuan dari Presiden Prabowo
Selain itu, becak jadi alat transportasi tradisional yang perlu dilestarikan. Satu becak bisa memuat dua orang sehingga daya tampungnya lebih besar daripada ojek.
“Becak lebih ramah lingkungan. Kalau ojek pakai motor listrik berarti sudah oke, tapi masih banyak yang menggunakan bensin,” kata Teguh.
Untuk diketahui, Yayasan GSN sudah bekerja sama dengan Viar Motor soal perawatan becak listrik. Apabila ada kendala, penarik becak bisa membawanya ke bengkel Viar Motor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Dwi Lindawati








