3.325 Warga Kota Batu Bakal Terima BST Senilai Rp 300 Ribu - Tugujatim.id

3.325 Warga Kota Batu Bakal Terima BST Senilai Rp 300 Ribu

  • Bagikan
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat sosialisasi kepada pedagang dan pelaku UMKM di Alun-Alun Kota Wisata Batu. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat sosialisasi kepada pedagang dan pelaku UMKM di Alun-Alun Kota Wisata Batu. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

BATU, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu kembali menganggarkan dana Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 2 senilai Rp300 ribu per orang. BST yang diperuntukkan bagi warga terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini dipastikan akan cair pekan ini. Tercatat, ada sekitar 3.325 penerima manfaat nanti.

Kabid Pemberdayaan dan Bantuan Sosial Dinas Sosial Kota Batu, Kasmari menuturkan, BST Tahap 2 ini diberikansesuai dengan instruksi dari Pemerintah Pusat tanpa harus menunggu Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).

”Insyaallah akan disalurkan pekan ini,” kata dia dihubungi, Senin (6/9/2021).

Menurut dia, penganggaran BST ini bisa dicairkan tanpa harus menunggu PAK karena anggaran itu masih bisa dicover dari Belanja Tak Terduga (BTT). Dalam hal ini, total anggaran untuk ini mencapai Rp997,5 juta.

”Nanti kita akan terus berkoordinasi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) agar BST ini bisa segera tersalurkan,” jelas dia.

Terpisah, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso juga mengimbau agar Dinsos segera menyalurkan BST ini karena sangat dibutuhkan masyarakat. Terlebih, bagi warga yang penghasilannya terdampak akibat kebijakan darurat pandemi.

Dalam hal ini, masyarakat Kota Batu yang sehari-hari juga hidup dari sektor pariwisata otomatis ikut terdampak. Punjul pun berjanji, Pemkot Batu akan menambah kuota BTT.

”Nanti saat PAK akan dibahas pergeseran perubahan anggaran di masing-masing OPD, itu dianalisa mana kebutuhan anggaran yang bisa digunakan untuk BTT,” jelas orang nomor dua di Kota Batu tersebut.

Sejauh ini, pihaknya mengajukan penambahan BTT mencapao Rp20 miliar. Semua direncanakan akan dipakai untuk menutup kebutuhan penanganan Covid-19.

  • Bagikan