Dosen Polinema Bantu Inovasi Pelaku UMKM di Kediri - Tugujatim.id

Dosen Polinema Bantu Inovasi Pelaku UMKM di Kediri

  • Bagikan
Tim pengabdian masyarakat PSDKU Polinema di Kota Kediri membantu pemasaran produk UMKM dengan digitalisasi. (Foto: Dokumen) tugu jatim
Tim pengabdian masyarakat PSDKU Polinema di Kota Kediri membantu pemasaran produk UMKM dengan digitalisasi. (Foto: Dokumen)

KEDIRI, Tugujatim.id – Pandemi Covid-19 selama ini berdampak negatif pada banyak sektor, salah satunya usaha kecil menengah. Seperti yang dirasakan sejumlah pelaku UMKM di Kota Kediri, merasa kesulitan memasarkan produknya. Untuk itu, sejumlah dosen Polinema di Kota Kediri membantu pemasaran produk dengan memanfaatkan tekhnologi informasi.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Yohan Bakhtiar menyatakan, bersama rekan dosen Polinema di Kota Kediri, pihaknya membantu para pelaku UMKM di sekitar kampus untuk berinovasi. Ada sejumlah UMKM di daerah Ngronggo Kota Kediri, kata dia, yang terdampak secara materi karena pandemi Covid-19.

“Ada UMKM yang bergerak di bidang jual beli sembako, ada juga yang masih dalam taraf merintis usaha,” kata Yohan, membeberkan kalangan pelaku usaha yang terdampak.

Dari hasil analisa timnya, permasalahan utama UMKM tersebut adalah pemasaran produk. Maka tim dosen PSDKU Polinema di Kota Kediri,membantu pelaku UMKM berinovasi ke media digital sebagai salah satu alat pemasaran.

“Kami bantu Pak Jaelani dan kolega membuat aplikasi berbasis web untuk meningkatkan penjualan produknya,” kata dosen kelahiran Nganjuk tersebut.

Era digital menurutnya sangat membantu para pelaku usaha untuk pemasaran produk. Salah satunya adalah website yang dapat diakses secara luas dari banyak device. Sehingga menurutnya, dapat membantu peningkatan pemasaran produk UMKM. Tim dosen dari PSDKU Polinema di Kota Kediri tersebut membuatkan website pemasaran UMKM sembako-albarkah.com, dilengkapi fitur yang menampilkan produk dan masuk ke jaringan WhatsApp.

“Maka kalau konsumen ingin memesan produk, cukup online dan masuk ke web sembako-albarkah.com yang produknya sudah dilengkapi deskripsi berikut harganya,” sambungnya.

Sementara salah satu pelaku UMKM Jaelani (62) mengatakan, pemasaran usaha yang dirintisnya saat ini sedang sulit. Terpaan pandemi Covid-19 kata dia, seolah membuat usahanya jalan di tempat.

“Usaha yang saya rintis ini sulit pemasarannya. Jadi saya terbantu oleh tim dosen yang membuatkan pemasaran online ini,” pungkasnya. (Ads)

  • Bagikan