TUBAN, Tugujatim.id – Kabar bahagia bagi warga Tuban. Sebanyak 33.634 nama masuk tahap verifikasi faktual (verfak) sebagai pengganti calon penerima BLT (Bantuan Langsung Tunai) sementara, setelah sebagian data dinyatakan tidak layak pada pengecekan sebelumnya. Dengan masuknya mereka ke proses verfak, peluang untuk tetap menerima bansos masih sangat terbuka.
Kepala Dinsos P3A dan PMD Kabupaten Tuban, Sugeng Purnomo, menjelaskan bahwa verfak pengganti ini merupakan tindak lanjut dari instruksi pusat yang mengharuskan daerah melakukan pengecekan lapangan atas data calon penerima BLT Kesra dari pusat.
“Verfak pengganti 33.634 data ini berlangsung sampai 5 Desember 2025. Setelah selesai, baru ditetapkan penerima final,” ujarnya.
Sebelumnya, Kabupaten Tuban menerima 212.230 data calon penerima BLT dari Kementerian Sosial (Kemensos). Data pusat tersebut kemudian harus menjalani verifikasi lapangan secara bertahap oleh pemerintah daerah.
Instruksi pertama dari pusat adalah melakukan verval terhadap 82.707 warga. Tahap ini menjadi penyaringan awal untuk memastikan kesesuaian antara data administratif dan kondisi ekonomi di lapangan.
Tidak berhenti di situ, pusat kembali memerintahkan tahap kedua verval terhadap 31.376 warga. Hasil verfak dua tahap ini menghasilkan 130 ribu warga yang dinyatakan layak sebagai penerima Bansos dan sudah cair pada Oktober lalu yang disalurkan lewat Himbara dan Kantor Pos.
Seluruh proses mengacu pada 39 variabel Data Terpadu Sen (DTSen) dan fokus pada kelompok desil 1 hingga desil 5, yakni masyarakat berpenghasilan rendah yang menjadi prioritas bansos.
Dari verfak lapangan tersebut, sejumlah calon penerima dinyatakan tidak layak karena tidak memenuhi kriteria. Pusat kemudian meminta daerah untuk meminta vervak data pengganti. Inilah yang memunculkan 33.634 nama baru yang kini sedang diverifikasi.
Sugeng menegaskan bahwa pengganti ini belum otomatis menerima BLT, namun peluangnya sangat besar.
“Setelah verfak selesai dan datanya valid. kita sampaikan ke pusat. Tergantung dari pusat apakah kuotanya masih ada tidak untuk penyalurannya,” jelasnya.
Seluruh data penerima baik dari pusat melalui pengecekan ketat untuk memastikan tidak ada yang menerima bantuan ganda dengan program lain seperti PKH atau BPNT.
“Prinsipnya, data penerima tidak boleh dobel bansos. Semua dilakukan cek silang kembali,” tegas Sugeng.
Dengan verfak pengganti yang ditargetkan selesai awal Desember, peluang pencairan BLT pada bulan yang sama masih terbuka. Penetapan daftar penerima final akan dilakukan setelah seluruh aspek kelayakan tervalidasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








