• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Terjangkit virus PMK. (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)

Petugas saat melakukan tes swab atau mengambil serum terhadap sapi yang diduga terjangkit virus PMK di Dusun Tegalsari, Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Rabu (11/05/2022). (Foto: Istimewa)

33 Sapi di Kota Batu Diduga Terjangkit Virus PMK

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Ada indikasi sapi di Kota Batu terjangkit virus PMK. Hal ini diketahui karena merebaknya virus penyakit mulut dan kuku (PMK) di 4 kabupaten di Jatim. Hal itu membuat Kota Batu mewaspadainya. Bahkan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Batu bergerak cepat melakukan pencegahan dengan melakukan pengambilan swab pada hewan ternak yang diduga terjangkit virus PMK.

Berdasarkan hasil yang diperoleh, ada 33 ekor sapi di Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji, yang diduga terjangkit virus PMK. Saat ini sampel serumnya tengah diteliti di Balai Besar Veteriner Wates, Yogyakarta.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

”Namun belum bisa dipastikan hasilnya positif atau tidak. Nanti Kamis (12/05/2022), hasilnya baru keluar,” kata Kepala DPKP Sugeng Pramono pada Rabu (11/05/2022).

Sugeng mengatakan, temuan terjangkit virus PMK ini didasarkan pada laporan peternak terkait sejumlah hewan yang terindikasi kena penyakit. Laporan masuk pada 6 Mei 2022 dan langsung ditindaklanjuti untuk diambil sampelnya.

Terjangkit virus PMK. (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)
Sapi-sapi yang usai dites swab di Dusun Tegalsari, Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Rabu (11/05/2022). (Foto: Istimewa)

Kasus wabah PMK sendiri pernah ada pada sekira 30 tahun lebih yang lalu dan dinyatakan sudah hilang pada sekitar 1990-an. Namun belakangan, kasus ini mencuat kembali. Di Jawa Timur, sudah ada 1.600 ekor sapi dilaporkan terserang wabah PMK.

Usai memeriksa sejumlah ternak, pihak DPKP Kota Batu juga lansung bergerak cepat melakukan penyemprotan kandang hingga pemberian vitamin dan antibiotik.

Pihaknya tengah melakukan mitigasi atas kejadian ini. Sejumlah kandang ternak, khususnya di Desa Sumbergondo juga telah dilokalisasi. Sebagai data, jumlah sapi perah di Sumbergondo ada sebanyak 343 ekor dan sapi potong sebanyak 104 ekor.

”Kami sudah laporan ke Gubernur dan Kementerian Pertanian. Sementara ini, 33 ekor sapi itu suspect dan masih diteliti. Saat ini kami bangun posko juga di desa,” ungkapnya.

Menurut Sugeng, masyarakat diharapkan tidak panik dengan wabah ini karena tidak menular ke manusia. Dia mengimbau jika ada hewan ternak yang mengalami gejala PMK seperti kuku sakit atau mulut berliur segera melapor ke dinas.

Untuk tanda klinis lain penyakit PMK di antaranya demam tinggi, mulai 39-41 derajat Celcius, lalu keluar lendir berlebihan dari mulut hewan ternak dan berbusa.

Selain itu, ada luka-luka seperti sariawan pada rongga mulut dan lidah, tidak mau makan, kaki pincang, luka pada kaki dan diakhiri lepasnya kuku, sulit berdiri, gemetar, nafas cepat, produksi susu turun drastis, dan menjadi kurus.

Dia mengimbau masyarakat sementara tidak mengirim atau menerima hewan ternak dari luar daerah untuk kota untuk meminimalisasi potensi penyebaran.

”Masyarakat tidak perlu panik karena daging sapi atau susu selama diolah dengan baik, masih bisa dikonsumsi,” tegasnya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Antisipasi virus PMKBerita virus PMK pada ternakHewan ternak diserang virus PMKKota BatuKota Batu hari iniTerjangkit virus PMKTernak di Jatim terkena virus PMKVirus PMK di JatimVirus PMK di Kota BatuVirus PMK pada hewan ternakWabah virus PMK
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Kasus hepatitis akut. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Belum Temukan Kasus Hepatitis Akut di Kota Pasuruan, Ini Imbauan Kadinkes

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID