4 Fakta Jembatan Suhat Kota Malang

4 Fakta Jembatan Suhat Kota Malang

  • Bagikan
Jembatan Sukarno-Hatta (Suhat) Kota Malang tampak pada malam hari/tugu jatim
Jembatan Sukarno-Hatta (Suhat) Kota Malang tampak pada malam hari. (Foto: Dokumen/Aulia Hesti)

MALANG, Tugujatim.idJembatan Suhat (Soekarno-Hatta) adalah salah satu jembatan yang terbilang unik di Kota Malang. Sejak dibangun pada tahun 1988 atau sekitar 33 tahun lalu, ada beberapa peristiwa yang pernah terjadi di jembatan ini. Peristiwa yang membuat pendengarnya atau yang pernah lewat di jembatan ini merasakan ngeri.

Jembatan terbuat dari baja tersebut berada di kawasan Dinoyo, Lowokwaru, Kota Malang. Atau, tepatnya di belakang Universitas Brawijaya (UB) Malang. Di jam-jam sibuk seperti pagi dan sore hari, jembatan yang mengubungkan antara daerah Blimbing dan Dinoyo itu tampak dipenuhi kendaraan. Terlebih posisinya berada di pertigaan. Pada malam hari, terlihat lebih indah karena dipasang lampu warna warni yang menyorot langsung pada rangka jembatan.

Baiklah langsung saja, berikut beberapa fakta tentang jembatan.

1. Bergetar saat Dilintasi

Saat kita melintas di jembatan ini, terasa seperti bergetar seolah jembatan sedang bergerak. Karena itu, sempat diisukan akan segera roboh. Memang usianya terbilang cukup tua, 33 tahun. Tetapi sampai hari ini jembatan tersebut masih digunakan warga Malang hingga hari ini. Walaupun begitu sejak dikabarkan akan roboh kendaraan berat dilarang melintas di jembatan itu.

2. Diuji secara Forensik

Karena isu akan roboh tersebut, jembatan suhat dilakukan uji forensik oleh tim Universitas Brawijaya (UB). Tim yang diketuai Ir. Sugeng P. Budio dari jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UB menemukan bahwa lendutan kelengkungan mencapai 18,7 sentimeter. Lendutan ini tidak sesuai dengan batas maksimal yaitu 6 sentimeter. Selain itu, baut sambungan jembatan banyak yang bengkok.

3. Orang Terjatuh

Pada 5 Juli 2021 lalu, seorang pemuda berama Pupung Wichasono (19), asal Jagalan II, Turen, Kabupaten Malang, terjatuh dari atas Jembatan Suhat. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Beruntungnya, diberitakan Tugumalang.id, tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut dan hanya mengalami luka memar dan patah di bagian kaki.

4. Upaya Bunuh Diri

Selang beberapa bulan pasca orang terjatuh, ada pemuda berinisial MN (22), warga Kecamatan Dau, Kabupaten Malang nekat mau bunuh diri. Pemuda yang sekaligus mahasiswa tingkat akhir Universitas Negeri Malang (UM) itu hendak terjun dari Jembatan Suhat pada Rabu (1/09/2021). Untungnya dilansir dari Tugumalang.id, petugas yang ada di sekitar lokasi berhasil menggagalkan upaya tersebut.

  • Bagikan