4 Hari Penyekatan di Perbatasan Jatim-Jateng di Tuban, 500 Kendaraan Diminta Putar Balik - Tugujatim.id

4 Hari Penyekatan di Perbatasan Jatim-Jateng di Tuban, 500 Kendaraan Diminta Putar Balik

  • Bagikan
Sejumalah kendaraan di perbatasan Jatim-Jateng di wilayah Kabupaten Tuban menjalani pemeriksaan dan penyekatan yang dilakukan oleh petugas gabungan. (Foto: Humas Polres Tuban)
Sejumalah kendaraan di perbatasan Jatim-Jateng di wilayah Kabupaten Tuban menjalani pemeriksaan dan penyekatan yang dilakukan oleh petugas gabungan. (Foto: Humas Polres Tuban)

TUBAN, Tugujatim.id – Ratusan kendaraan yang memaksa masuk wilayah Kabupaten Tuban di dua titik perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah diminta untuk memutar balik. Total selama 4 hari penyekatan terhitung mulai tanggal 6 Mei hingga 9 Mei 2021, telah terdapat 524 kendaraan yang dipaksa untuk balik kanan oleh petugas.

Total 524 kendaraan yang dipaksa untuk putar balik tersebut yakni 169 kendaraan roda dua, 351 kendaraan roda empat, serta 4 bus. Sedang untuk truk, sejauh ini belum ada yang dipaksa untuk meutar balik. Hal tersebut belum termasuk data hari ini (10/5/2021).

“Sampai dengan tanggal 9 Mei 2021, ada 524 yang kita suruh putar balik. Sementara untuk data hari ini belum terekap,”ujar Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Argo Budi Sarwono ketika dikonnfirmasi.

Seperti diketahui, penyekatan kendaraan yang dilakukan oleh personel gabungan baik Polri, TNI, hingga Satpol PP di setiap wilayah tersebut difokuskan untuk menakan penyebaran wabah virus Covid-19. Di mana hal tersebut merupakan peraturan dari pemerintah pusat agar hal buruk seperti di India terulang kembali di Indonesia.

Menanggapi data tersebut, Argo Budi menjelaskan bahwa pengemudi dan penumpang yang diminta untuk putar balik adalah yang bertujuan untuk mudik. Meski demikian, beberapa di antaranya juga memiliki alasan tersendiri hingga harus bepergian ke luar daerah.

“Untuk mengantisipasi adanya pemudik yang lolos, para petugas terus berjaga di pos penyekatan untuk melakukan pemeriksaan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, sebagai upaya pengendalian penyebaran Covid-19, pemerintah melalui satgas Covid -19 telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021 yang mengatur tentang peniadaan mudik Lebaran Idul Fitri tahun 1442 H yang berlaku mulai tanggal 6 hingga 17 Mei, sekaligus pengendalian Covid-19 selama bulan suci Ramadan.

  • Bagikan