Tugujatim.id – Merek internasional seperti New Balance mendominasi kategori sepatu nyaman, semi-sporty dan stylish di Indonesia. Tapi sekarang, brand sepatu lokal Indonesia tidak mau ketinggalan.
Mereka mendesain sepatu sneakers dengan menawarkan kenyamanan, estetik minimalis, dan harga yang terjangkau tanpa mengurangi kualitas. Bahkan kini menjadi brand sepatu lokal alternatif pengganti New Balance.
Berikut ini, lima model sepatu lokal yang menggabungkan fungsi dengan desain modern, membuktikan bahwa brand Indonesia dapat bersaing dengan percaya diri di kategori sepatu gaya kasual.
1. Brodo Sneakers Ace Neptune
Didirikan di Bandung, Brodo membangun reputasinya berkat desain yang bersih, kerajinan yang kokoh, dan estetika maskulin yang tegas. Ace Neptune adalah salah satu pilihan sepatu kets mereka yang sangat cocok untuk suasana Idul Fitri.

Desainnya cenderung minimalis dengan sentuhan sporty yang halus, sehingga cukup serbaguna untuk dipadukan dengan celana tailored, chinos, atau bahkan gaya baju koko yang santai.
Dengan harga Rp. 688.000.00, sepatu ini masuk dalam kategori menengah. Tidak terlalu murah, tapi juga tidak semahal merek internasional. Ukuran yang tersedia berkisar dari 36 hingga 46, yang cukup inklusif.
Bahasa desainnya terasa terstruktur dan rapi, sangat sesuai dengan apa yang biasanya dicari penggemar New Balance, yakni sederhana, praktis, dan nyaman untuk keseharian.
2. CANI Taesung Sport Shoes M8137
Model Taesung Sport Shoes M8137 dijual dengan harga sekitar Rp.350.000.00, menjadikannya salah satu pilihan paling terjangkau dalam daftar ini. Tersedia dalam ukuran 39 hingga 44, model ini mengusung desain atletik yang bersih, sering kali dilengkapi dengan bahan atas yang bernapas dan sol yang fleksibel.

Penampilannya cenderung masuk dalam kategori sepatu lari harian namun tetap memiliki sisi stylish. Sepatu ini cocok dipadukan dengan celana slim-fit atau bahkan busana semi-formal untuk Idul Fitri, di mana Anda ingin tampil rapi tanpa terlihat seperti akan berlari maraton antar rumah kerabat.
3. FED Nakahara Kasual Sneakers 5310
Nakahara Kasual Sneakers 5310 dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp.250.000.00. Tersedia dalam ukuran 39 hingga 44, model Nakahara ini mengutamakan desain sederhana dan nyaman dipakai. Siluetnya simpel, sering kali menggunakan warna netral yang mudah dipadukan. Sepatu ini memiliki design subtle dan tidak mencolok.

Meskipun mungkin tidak memiliki ketenaran merek seperti merek global, nilai FED terletak pada kepraktisannya. Bagi yang ingin sesuatu yang nyaman untuk kunjungan shalat, obrolan panjang, dan jalan-jalan setelah makan siang tanpa harus mengeluarkan banyak uang, sepatu ini memenuhi semua kebutuhan esensial.
4. Heiden Heritage HRTG X1
Heiden Heritage dikenal karena menggabungkan busana pria modern dengan sentuhan klasik yang halus. Sepatu kets HRTG X1 mencerminkan ciri khas tersebut. Dibanderol dengan harga Rp.440.000.00 dan tersedia dalam ukuran 40 hingga 45, model ini cenderung memiliki tampilan yang lebih elegan dan matang.

Ini adalah jenis sepatu kets yang cocok dipadukan dengan busana Eid yang rapi, terutama jika Anda menginginkan tampilan yang rapi namun santai.
Dibandingkan dengan sepatu lari yang lebih tebal, HRTG X1 terasa lebih ramping. Ini menawarkan alternatif bagi mereka yang mengagumi kenyamanan New Balance namun lebih menyukai desain yang lebih ramping.
5. Carvil CRV978-SM
Terakhir, brand sepatu lokal alternatif pengganti New Balance adalah Carvil. Carvil CRV978-SM dibanderol sekitar Rp.499.000.00 dan tersedia dalam ukuran 39 hingga 44. Sepatu ini sering kali menggabungkan detail sporty dengan kenyamanan sehari-hari, menjadikannya pilihan andal untuk acara spesial maupun penggunaan sehari-hari.
Keunggulan Carvil terletak pada keakraban dan kepercayaan. Banyak orang Indonesia tumbuh besar dengan mengenakan merek ini, dan faktor nostalgia tersebut menambah kepercayaan diri yang tenang saat membeli.

Kehadiran berbagai brand sepatu lokal alternatif menunjukkan bahwa industri kreatif Indonesia berada dalam fase pertumbuhan yang positif. Inovasi desain, peningkatan kualitas produksi, serta pemahaman terhadap kebutuhan pasar menjadi fondasi utama yang mendorong daya saing brand dalam negeri.
Dengan pilihan yang semakin beragam, konsumen kini memiliki lebih banyak opsi untuk tampil stylish tanpa harus bergantung pada label internasional. Brand lokal bukan lagi sekadar alternatif, tetapi telah menjadi bagian penting dari perkembangan industri sneaker Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Haykal Kamel IR/ Magang
Editor: Darmadi Sasongko








