• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi burung elang. (Foto: Pixabay)

Ilustrasi burung elang. (Foto: Pixabay)

5 Fakta Burung Elang, Dapat Terbang hingga 300 Km/Jam

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Burung elang merupakan salah satu hewan yang berperan sebagai pucuk rantai makanan dan pemangsa ulung. Jumlah populasinya memang sedikit terancam, dengan berbagai kemampuan yang dimilikinya dalam berburu mangsa. Sebagian negara memakai burung elang untuk simbol nasional, hal itu karena burung elang identik dengan kekuatan, ketangguhan, kecepatan dan perlindungan. Tugu Jatim berhasil merangkum fakta mengenai burung elang yang perlu diketahui.

1. Hewan berdarah panas

Hal pertama yang perlu diketahui adalah burung elang termasuk hewan berdarah panas. Hewan berdarah panas maksudnya dapat mengatur suhu tubuh stabil di angka 40 derajat celsius. Dalam situasi udara yang amat dingin, burung elang akan menjaga suhu panas tubuhnya. Sebaliknya, saat suhu lingkungan ada di kisaran panas, elang akan mengeluarkan keringat untuk membantu mendinginkan suhu tubuhnya.

You might also like

Batik Toeli.

Komunitas Tunarungu Batik Toeli Laweyan Dapat Pelatihan Branding dari PGK UM, Siap Perluas Pasar

02/07/2026 11:21 AM
LPPM UM.

LPPM UM Kampanyekan Makanan Lokal Dorong Ketahanan Pangan, Kebun Rumah Bisa Jadi Solusi Cegah Stunting

01/07/2026 12:13 PM

2. Punya penglihatan tajam dan kecepatan terbang tinggi

Burung elang punya penghilatan 8 kali lebih tajam dari penglihatan manusia biasa. Burung elang juga mampu melihat mangsa dari kejauhan tatkala sedang terbang tinggi sejauh 100 kaki di udara. Selain penglihatannya yang begitu tajam, burung elang juga punya kecepatan terbang yang mengerikan, mencapai 300 km per jam saat melakukan perburuan mangsa. Burung elang juga bisa melakukan migrasi antar benua memakai kecepatan terbangnya itu.

3. Berkembang biak dengan bertelur

Burung elang masuk dalam kategori hewan ovipar atau bertelur. Setelah bertelur, burung elang betina akan menjaga anak-anaknya di atas pepohonan yang tinggi, sampai anak-anak elang itu bisa terbang sendiri. Telur-telur dari burung elang mempunyai kontur yang sangat kuat untuk melindungi dari serangan predator lain.

4. Burung elang termasuk hewan yang setia

Dalam sepak terjang hidupnya, burung elang punya nilai positif yaitu monogami. Merupakan kesetiaan dan hanya berkembang biak dengan satu pasangan saja. Akan tetapi, tatkala pasangannya mati, burung elang akan mencari pasangan baru untuk menemaninya melanjutkan hidup.

5. Burung elang termasuk hewan yang mempunyai umur panjang

Burung elang termasuk hewan yang mempunyai usia yang cukup panjang, bisa sampai 70 tahunan. Semakin bertambahnya usia dari burung elang, ia bakal mengurangi jam terbang dan lebih banyak menghabiskan waktu di sarangnya. Pada usia 40 tahunan, bulu-bulu elang akan mengalami kerontokan. Lalu paruhnya akan semakin menukik ke bawah. Hal itu membuatnya sulit terbang lagi.

Itulah 5 fakta menarik mengenai burung elang yang perlu diketahui. Burung elang sendiri merupakan sosok pemakan daging segar, tidak pernah memakan daging yang sudah menjadi bangkai. Semoga artikel ini bermanfaat untuk pembaca. (Rangga Aji/gg)

Tags: binatangburunghewansatwa
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Batik Toeli.

Komunitas Tunarungu Batik Toeli Laweyan Dapat Pelatihan Branding dari PGK UM, Siap Perluas Pasar

by Dwi Linda
02/07/2026 11:21 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pusat Gender dan Kependudukan (PGK) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar workshop penguatan branding dan pemasaran bagi Komunitas...

LPPM UM.

LPPM UM Kampanyekan Makanan Lokal Dorong Ketahanan Pangan, Kebun Rumah Bisa Jadi Solusi Cegah Stunting

by Dwi Linda
01/07/2026 12:13 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Pusat Studi Gender dan Kependudukan (PGK) di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri...

Teknik pijat bayi.

Siswa SMKN 2 Malang Dibekali Teknik Pijat Bayi, FK UM Tingkatkan Nilai Profesional Lulusan

by Dwi Linda
30/06/2026 9:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang (FK UM) terus memperkuat kompetensi calon tenaga kesehatan melalui...

Kader Care.

UM Perkuat Kompetensi Kader Posyandu lewat Program Kader Care, Fokus Tingkatkan Perawatan Bayi Baru Lahir

by Dwi Linda
29/06/2026 8:32 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Program Studi Kebidanan, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang (UM) terus memperkuat kontribusinya dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan...

Next Post
Lokasi penemuan mortir di Jalan Bareng Tenes IV, Klojen, Kota Malang kini sudah digaris polisi. (Foto : Polsek Klojen)

Mortir Diduga Peninggalan Kolonial Ditemukan di Plafon Rumah Warga di Malang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID