MOJOKERTO, Tugujatim.id – Pemkab Mojokerto baru saja meresmikan total 5 jembatan baru di Kabupaten Mojokerto. Jembatan baru di Mojokerto tersebar di sejumlah kecamatan ini menjadi bagian dari program infrastruktur tahun anggaran 2025.
Dari informasi yang dihimpun, jembatan yang diresmikan meliputi Jembatan Jurang III di Ngoro, Jembatan Talunbrak di Dawarblandong, Jembatan di Lebaksono, Pungging; Jembatan Buntut II di Bangsal dan Jembatan Swideng di Trowulan.
Baca Juga: Kendaraan Besar di Mojokerto Dipaksa Putar Balik, Sopir Nekat Lewati Jembatan Gajah Mada
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto Anik Mutammima Kurniawati menerangkan tentang capaian pembangunan sepanjang 2025.
Seperti sejumlah capaian utama yang meliputi pembangunan lima jembatan, rekonstruksi, dan pemeliharaan jalan sepanjang 34,75 km; pembangunan drainase di 14 titik dengan total panjang 9,1 km; serta pembersihan saluran sepanjang 13 km. Selain itu, pembangunan gedung dan stadion pelayanan publik di 10 lokasi, serta perbaikan sarana irigasi di 32 titik dengan normalisasi saluran sepanjang 24,3 km juga telah diselesaikan.
“Apa yang telah tercapai tentu bukan hanya hasil kerja keras dinas PUPR semata, namun kerja keras dari Pemkab Mojokerto serta dukungan dari Kejaksaan Negeri, Polres Kabupaten Mojokerto, dan Polres Kota Mojokerto,” tandasnya melalui keterangan resmi pada Jumat (02/01/2026).
Proyek Infrastruktur Komitmen Pemerintah Layani Masyarakat
Terpisah, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengatakan, proyek infrastruktur ini merupakan komitmen pemerintah daerah setempat dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
“Tahun ini kami selesaikan kurang lebih 34 km jalan serta perbaikan untuk lebih dari 80 km jalan yang rusak. Selain itu, kami resmikan lima jembatan baru di Mojokerto sekaligus, simbolisnya di Jembatan Lebaksono,” ujarnya.
Baca Juga: Tak Sedap Dipandang, Jembatan Sungai Brantas di Kepanjen Malang Dipenuhi Sampah Plastik dan Bambu
Walau menghadapi keterbatasan anggaran akibat pemangkasan transfer dari pusat senilai Rp316 miliar, Bupati Albarraa memastikan program prioritas tetap berjalan, seperti jaminan kesehatan gratis bagi masyarakat tidak mampu serta pembangunan rumah tidak layak huni. Tahun ini, sebanyak 620 unit rumah telah berhasil diperbaiki.
“Semoga Jembatan Lebaksono dan jembatan lainnya membawa keberkahan untuk kita semua, terutama bagi masyarakat desa agar seluruh aktivitas menjadi lebih mudah,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








