• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
BPJS Kesehatan Jember.

Salah satu peserta JKN menunjukkan proses verifikasi terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan. (Foto: dok BPJS Kesehatan Jember)

5 Modus Penipuan Mengatasnamakan BPJS Kesehatan, Ini Imbauan Resmi BPJS Kesehatan Jember

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – BPJS Kesehatan Jember ingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Jember Yessy Novita, menegaskan pentingnya kewaspadaan, menyusul laporan terbaru dari peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang menjadi korban penipuan. Hal itu diketahui dari adanya laporan penipuan dari salah satu peserta JKN yang mengajukan pengaduan ke Kantor Cabang Jember.

You might also like

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

13/06/2026 12:15 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

“Saat ini modus penipuan sangat beragam. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada jika ada pihak yang menghubungi mengatasnamakan BPJS Kesehatan,” kata Yessy, Jumat (23/05/2025).

Baca Juga: BPJS Kesehatan Jember Optimalkan Prolanis untuk Kendalikan Penyakit Kronis Lansia

Dia menjelaskan, modus yang digunakan para pelaku penipuan umumnya bermotif finansial, mulai dari percobaan pencurian data pribadi hingga upaya untuk menguras uang milik peserta.

“Karena itu, penting bagi kita untuk tetap tenang dan berhati-hati. Jangan mudah tergiur dengan iming-iming hadiah atau uang, dan jangan langsung panik jika menerima informasi mengejutkan melalui telepon,” sambungnya.

Berdasarkan data, BPJS Kesehatan mencatat beberapa jenis penipuan yang sering terjadi, antara lain:

  1. Telepon palsu yang menawarkan lowongan kerja atas nama BPJS Kesehatan
  2. Penipuan pemberian bantuan tunai
  3. Pengembalian premi iuran fiktif
  4. Ancaman pemblokiran kepesertaan JKN
  5. Informasi palsu mengenai batas pemakaian obat pada kartu BPJS Kesehatan

Modus terbaru, bahkan melibatkan tuduhan palsu kepada peserta yang disebut telah mengambil obat sebanyak tiga kali di fasilitas kesehatan berbeda.

Yessy mengingatkan masyarakat, agar tidak sembarangan membagikan data pribadi seperti nomor induk kependudukan (NIK), tanggal lahir, maupun nama ibu kandung.

“Pastikan (data) hanya disampaikan kepada pihak yang benar melalui saluran resmi pada kanal media sosial dan website BPJS Kesehatan,” tuturnya.

Untuk mendapatkan informasi yang akurat dan menghindari penipuan, masyarakat disarankan untuk selalu mengakses kanal resmi BPJS Kesehatan atau mengunjungi kantor cabang terdekat.

“Kami tegaskan, BPJS Kesehatan tidak pernah menghubungi peserta untuk meminta NIK, menawarkan hadiah atau bantuan sosial, apalagi meminta transfer uang ke rekening atas nama perorangan,” imbuh Yessy.

Kanal Layanan Administrasi Resmi Mudah Diakses:

  • Care Center 165
  • Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 0811-8165-165
  • Aplikasi Mobile JKN

Masyarakat juga dapat memverifikasi informasi resmi melalui situs www.bpjs-kesehatan.go.id atau akun media sosial resmi BPJS Kesehatan, yaitu:

  • Twitter @BPJSKesehatanRI
  • Facebook @BPJSKesehatanRI
  • Instagram @bpjskesehatan_ri
  • TikTok @bpjskesehatan_ri
  • YouTube @BPJSKesehatan_RI

Yessy mengatakan, dalam beberapa kasus, BPJS Kesehatan memang menghubungi peserta, namun hanya untuk mengonfirmasi beberapa terkait. Misal konfirmasi tagihan iuran.

Kontak itu dilakukan melalui telekolekting, kader JKN, atau Agen Pesiar. BPJS Kesehatan Jember juga dapat menghubungi peserta untuk memastikan apakah mereka benar-benar menerima layanan kesehatan tertentu. Namun, semua proses itu tidak meminta data pribadi peserta.

“Dalam proses ini, kami sudah memiliki data peserta dan tidak akan pernah meminta data pribadi dari mereka,” jelas Yessy.

Dia membenarkan, jika BPJS Kesehatan beberapa kali dicatut dalam upaya penipuan, salah satunya dengan modus wawancara kerja fiktif. Penipu menawarkan tiket dan akomodasi untuk wawancara di Jakarta melalui sebuah situs web yang mengumumkan rekrutmen palsu tersebut.

“Rekrutmen dan pengumuman pelamar yang lolos diumumkan di situs tersebut. Tidak lama kemudian, pelamar ditawari untuk datang ke Jakarta mengikuti wawancara yang diadakan secara mendadak tanpa persiapan. Penyelenggara fiktif bahkan menawarkan pemesanan tiket pesawat dan penginapan. Untungnya, semua pelamar menyadari bahwa ini adalah penipuan sehingga tidak ada yang menjadi korban,” tambah Yessy.

Baca Juga: Solutif! Layanan Digital BPJS Kesehatan Jember Wujud Inklusi Program JKN di Pedesaan

Hal tidak menyenangkan itu turut dialami Rizky, 24. Warga Kabupaten Jember tersebut menerima pesan teks yang menginformasikan bahwa dirinya mendapat undangan wawancara rekrutmen.

“Saat menerima pesan teks itu, saya beruntung tidak langsung percaya. Saya sarankan masyarakat lain untuk lebih berhati-hati dan jangan mudah tergiur iming-iming hadiah atau hal lain yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan,” kata dia.

Merasa tidak yakin, Rizky tidak langsung percaya dan memilih untuk memverifikasi kebenaran informasi tersebut kepada petugas BPJS Kesehatan Jember. Setelah ditelusuri, pesan tersebut dipastikan sebagai upaya penipuan yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan.

“Lebih baik langsung tanyakan ke petugas BPJS atau cek melalui akun resmi media sosial dan website mereka. Saya lega karena langsung memvalidasi sehingga tidak jadi korban penipuan,” pungkas Rizky.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Feni Yusnia

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniBPJS Kesehatan Cabang JemberJemberKabupaten Jember hari iniKorban penipuan BPJS Kesehatan di JemberModus penipuan BPJS di JemberPenipuan BPJS Kesehatan
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

by Dwi Linda
13/06/2026 12:15 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait resmi menyelesaikan studi doktoralnya di Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

Jember

Oplah Jangkau 12 Ribu Hektare, Jember Genjot Produksi Pangan Lewat Modernisasi Pertanian

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat sektor pertanian melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah), Irigasi Perpompaan (Irpom), serta modernisasi...

ASN

Pemkab Jember Libatkan 22 Ribu ASN untuk Perkuat Branding Daerah di Ruang Digital

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 5:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mulai mengoptimalkan kekuatan komunikasi digital untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih...

Next Post
Street food.

Bupati Fawait Bakal Bangun Kawasan Street Food Naikkan PAD, Begini Kata Pengamat

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID