JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Muhammad Fawait rencananya akan membangun street food di beberapa lokasi strategis di jantung Kabupaten Jember menuai respons dari pengamat bisnis.
Sebelumnya, bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu memaparkan rencananya membangun street food di sepanjang Jalan RA Kartini, dekat Alun-Alun Jember. Pengerjaannya akan dimulai di akhir 2025.
“Kami berencana akan membuat street food seperti Jalan Malioboro di Jogja dan Kayutangan di Malang,” ujar Bupati Fawait pada Rabu (21/05/2025).
Baca Juga: Rela Naik Trail, Gus Fawait Susuri Jalan Setapak Bertemu Pengusaha Springbed di Pelosok Tanggul
Menurut dia, dalam proses perencanaannya akan melibatkan para PKL agar roda perekonomian tetap berjalan semestinya. Melalui upayanya itu, Bupati Fawait berharap kawasan di Alun-Alun Jember menjadi poros perputaran ekonomi di Kabupaten Jember.
Masukan untuk Bupati soal Skema Retribusi PAD
Pengamat sekaligus dosen Administrasi Bisnis STIA Pembangunan Jember Alifian Rizzalul Ahmad mengapresiasi atas inisiatif bupati Jember periode 2025-2030 itu.
Kendati demikian, dia memberikan masukan agar bupati mempertimbangkan kembali pendapatan asli daerah (PAD) dengan skema retribusi.
“Saya mengapresiasi upaya Bupati Fawait yang berencana membangun street food untuk mengoordinasi para UMKM yang ada,” kata pria yang akrab disapa Alifian itu pada Jumat (22/05/2025).
Dia menilai, rencana itu linier dengan Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2012 tentang Koordinasi Penataan dan Pemberdayaan PKL. Termuat aturan agar pemerintah daerah mendorong, merevitalisasi, dan menyediakan tempat bagi pelaku usaha mikro.
Setidaknya, melalui melanisme retribusi, nantinya para pedagang dapat terfasilitasi dan memiliki jaminan. Sehingga dalam proses jual beli, para pedagang bisa lebih tenang dan nyaman.
“Implementasi di beberapa daerah, konsep ini bagus. Jajaran Pemkab Jember dapat melakukan studi banding sebelum eksekusi agar dalam pelaksanaannya nanti juga dapat optimal,” jelasnya.
Dia berharap, selain meningkatkan PAD, keberadaan street food nanti dapat menjadi solusi menertibkan para PKL.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








