6 Ide Bisnis Anti Resesi 2023, Bisa Jadi Alternatif Raup Penghasilan Tambahan

Ide bisnis anti resesi. (Grafis: Imam A. Hanifah/Tugu Jatim)
Ilustrasi bisnis anti resesi 2023. (Grafis: Imam A. Hanifah/Tugu Jatim)

Tugujatim.id – Tidak ada yang tahu pasti benarkah ancaman resesi yang dibicarakan banyak pejabat dan analis pada 2023 akan benar-benar terjadi. Kondisi ekonomi yang belum stabil membuat banyak orang mempersiapkan diri dengan melirik beberapa ide bisnis anti resesi yang berpotensi jangka panjang.

Ketidaksetabilan ekonomi dunia disebabkan oleh banyak faktor. Seperti pemulihan pasca pandemi Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina yang belum berhenti hingga kini. Dampaknya cukup terasa di Indonesia. Lebih dari 20 perusahaan dan start up dikabarkan melakukan PHK karyawan sepanjang 2022.

Ide Bisnis Anti Resesi Jadi Alternatif Lain

Tak semua bisnis bisa bertahan di tengah badai ekonomi. Jenis bisnis yang mengandalkan selera atau tren terus mengalami dinamika pasar. Hal yang sama juga terjadi di lini bisnis banyak perusahaan start up ekonomi dan digital. Nah, berikut ini beberapa ide bisnis anti resesi yang berpotensi tahan terhadap guncangan ekonomi.

1. Bahan Pokok

Siapa yang tak membutuhkan sembako? Komoditas yang termasuk dalam kategori bahan pokok selalu dibutuhkan semua orang, mulai dari golongan ekonomi atas hingga bawah. Dalam kondisi sesulit apa pun, kebutuhan ini akan selalu dicari masyarakat dalam jumlah yang kian meningkat.

Untuk memulai bisnis sembako sebenarnya tak diperlukan modal yang sangat besar. Tinggal memetakan potensi komoditas apa yang ada di sekitar Anda. Selain itu, untuk para pemula di bisnis sembako perlu memetakan potensi pemasaran yang masih bisa dijangkau.

Bisnis sembako memang tak bisa disamakan dengan jenis bisnis lainnya. Anda tak bisa mematok margin keuntungan yang terlalu besar karena akan membuat pembeli pergi. Namun, arus kas Anda dijamin akan terus berputar karena barang pokok selalu jadi prioritas belanja masyarakat.

2. Jasa Freelance

Bila Anda memiliki keahlian di bidang tertentu, maka pekerjaan tertentu yang tak terikat kontrak bisa dipilih. Jenis pekerjaan freelance kian berkembang seiring dengan makin pesatnya arus informasi dan kebutuhan. Banyak portal penyalur pekerjaan freelance yang diperkirakan masih akan tetap hidup walau saat resesi.

Mengapa pekerja freelance seperti para desainer, penulis dan programmer masih akan banyak dicari saat resesi? Karena saat badai ekonomi, perusahaan lebih memilih untuk melepas dan merumahkan para pekerja kontrak dan tetap untuk menekan pengeluaran perusahaan.

Hal ini terlihat dari banyaknya perusahaan yang berbondong-bondong melakukan PHK karyawan sepanjang 2022. Bahkan, sebelum prediksi resesi benar-benar terjadi. Menjadi pekerja freelance memang banyak, tapi di tengah persaingan ketat saat ini, Anda harus bisa menunjukkan kemampuan terlebih dulu.

3. Makanan dan Minuman

Penjualan makanan dan minuman termasuk salah satu jenis usaha yang tergolong stabil. Bahkan saat resesi sekalipun. Anda pasti sering menemui beberapa warung makan yang telah berusia puluhan tahun dan dikelola oleh beberapa generasi. Warung-warung itu selalu jadi sasaran saat jam makan tiba.

Mengapa demikian? Pertama, kebutuhan makanan dan minuman siap saji memang menjadi kebutuhan utama selain bahan pokok. Kedua, berbisnis di bidang kuliner adalah soal bagaimana Anda dapat memuaskan pelanggan dengan rasa, kuantitas, dan harga yang diberikan.

Saat pandemi melanda pada 2020 hingga 2021 lalu, bisnis ini menjadi salah satu usaha yang masih bisa bertahan di tengah banyaknya pengusaha yang bangkrut. Bagaimana? Tertarik untuk membuka bisnis kuliner? Cobalah pikirkan strategi pemasaran dan jenis makanan apa yang akan disajikan.

4. Layanan Kesehatan

Bisnis layanan kesehatan juga menjadi salah satu entitas usaha yang tak akan lekang oleh waktu. Sama seperti sembako, kesehatan adalah sesuatu yang begitu penting artinya bagi masyarakat. Bahkan ketika dalam kondisi sesulit apa pun, masyarakat akan tetap mengusahakan berbelanja kebutuhan kesehatan.

Buktinya, berapa banyak orang yang pergi ke fasilitas kesehatan selain rumah sakit seperti apotek atau toko yang menjual masker. Tentu untuk memilih ide bisnis anti resesi yang satu ini Anda perlu modal dan pengetahuan yang cukup tentang produk yang akan dijual. Dalam skala kecil, Anda bisa menjual masker, vitamin, pembersih tangan, dan produk lainnya.

5. Logam Mulia

Sudah jadi cerita lama jika harga logam mulia selalu stabil di pasaran. Logam mulia seperti emas tetap akan dicari orang untuk berbagai kebutuhan seperti investasi, tabungan, atau mempercantik diri. Permintaan emas dalam kondisi resesi global pun cenderung stabil.

Namun untuk memilih bisnis logam mulia, Anda perlu menyiapkan modal yang cukup besar. Pilihan usaha logam mulia biasanya yakni jual beli emas. Cobalah melakukan diskusi pada pemilik usaha yang sudah mapan atau mentor bisnis Anda.

6. Kebutuhan Anak

Kebutuhan anak juga menjadi salah satu ide bisnis yang menggiurkan dari sisi ekonomi. Tingkat pertumbuhan populasi sejalan dengan tingginya angka kelahiran di Indonesia. Para orang tua akan selalu memberikan produk anak terbaik untuk buah hatinya.

Untuk menjalankan ide bisnis anti resesi ini, maka Anda sebaiknya menyurvei pemasok produk kebutuhan anak untuk mendapatkan harga terbaik dan dapat dijual kembali. Beberapa produk yang bisa jadi pilihan yakni susu, popok, sabun, hingga perlengkapan makan anak.