JEMBER, Tugujatim.id – Program Beasiswa Bupati Jember untuk Generasi Masa Depan 2025 (Beasiswa Cinta Bergema 2025) telah menyelesaikan proses seleksi dengan mengumumkan 7.180 mahasiswa yang lolos dari total 17.351 pendaftar.
Meskipun kuota yang disediakan sebanyak 8.000 beasiswa, masih tersisa 820 kuota yang tidak terisi. Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Jember menjelaskan bahwa kuota yang tidak terisi bukan tanpa alasan.
“Pokja beasiswa bekerja sesuai ketentuan yang ada, yaitu yang benar-benar memenuhi syarat itu yang diterima, bukan mengejar kuotanya,” ujarnya saat Pro Gus’e Update di Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember pada Sabtu (8/11/2025) malam.
Dari total pendaftar, sebanyak 10.171 peserta dinyatakan tidak lolos seleksi karena tidak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Pj Sekda menegaskan bahwa sistem seleksi yang diterapkan dapat dipertanggungjawabkan secara digital.
“Secara jejak digital saya yakin bisa dipertanggungjawabkan dengan baik. Dan mudah-mudahan anak didik kita, anak muda Jember selalu optimis bahwa Jember akan bangkit, Jember baru, Jember Maju,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Hadi Mulyono, menjelaskan bahwa program Beasiswa Cinta Bergema tahun ini mengalami perubahan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Program Beasiswa Cinta Bergema tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pertama adalah menggunakan aplikasi digital. Kedua, program kerjanya adalah lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lewat tim Pokja (Kelompok Kerja),” jelas Hadi Mulyono.
Ia menekankan bahwa sistem digital memungkinkan adanya rekam jejak yang transparan. “Ini salah satu untuk menyampaikan bahwa program kerja ini dijalankan secara transparan dan betul-betul sesuai dengan ketentuan,” katanya.
Setidaknya, proses seleksi Beasiswa Cinta Bergema dimulai sejak awal Juli 2025 dengan melibatkan kolaborasi dengan 108 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, termasuk perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Jember.
“Semuanya bekerja bareng-bareng. Tujuannya adalah memastikan bahwa dokumen mahasiswa yang daftar beasiswa ini betul-betul mahasiswa dari perguruan tinggi itu,” ungkap Kepala Dispendik.
Setelah melalui tahap verifikasi dokumen bersama perguruan tinggi, kandidat kemudian masuk ke tahap seleksi berikutnya. Dari proses tersebut, tersisa sekitar 11.000 pendaftar yang kemudian dipanggil untuk mengikuti tahap wawancara sebagai tahap akhir seleksi.
Ia juga menegaskan bahwa pengumuman awal ini merupakan uji publik, sehingga memungkinkan peserta yang tidak lolos untuk melakukan sanggahan selama beberapa hari kedepan semenjak diumumkan peserta yang lolos Beasiswa Cinta Bergema.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








