BATU, Tugujatim.id – Polres Batu kembali memetakan titik rawan macet selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Hasilnya, total ada 7 titik rawan kemacetan yang akan diminimalisasi.
Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata mengatakan, kondisi lalu lintas selama 2025 menunjukkan pola konsisten. Menurut dia, titik rawan macet muncul karena kombinasi tingginya arus wisata, disiplin pengendara yang minim, dan keterbatasan ruang jalan.
Baca Juga: Atasi Macet di Jalan Candi Panggung, DPUPR-PKP Malang Cari Alternatif Jalan Tembus
Rinciannya, Andi mengatakan, 7 titik rawan macet sebagai kategori trouble spot. Pertama yakni di jalur Exit Songgoriti yang berpotensi macet tinggi, apalagi banyak pengendara melanggar rambu dilarang masuk di simpang tiga sehingga memicu antrean.
Lokasi kedua yakni Simpang Tiga Bendo berpotensi menumpuknya arus kepulangan wisatawan dari Selecta, Coban Talun, Cangar, dan destinasi lain di Bumiaji. Ketiga di kawasan Jalan Diponegoro kawasan deretan toko oleh-oleh dan restoran yang tidak menyediakan lahan parkir akibatnya kendaraan memakan bahu jalan.
Polres Batu Atasi Macet dengan Rekayasa Lalin
Selain itu, juga ada di Simpang Tiga Arhanud karena ketidakseimbangan arus dari Karangploso menuju Kota Batu dengan jalur alternatif yang tidak mampu menampung beban kendaraan. Dan Alun-Alun Kota Batu menjadi titik transit wisata kuliner sehingga padat sepanjang hari.
Titik keenam di Simpang Tiga Suhat di mana persilangan arus masuk dan keluar Kota Batu memperlambat kendaraan. Titik terakhir di Santerra De Laponte, antrean masuk pengunjung dan lonjakan volume kendaraan memicu macet.

“Data ini kami pakai sebagai acuan untuk menempatkan personel, menambah rambu, merekayasa lalu lintas, hingga operasi penegakan hukum. Kami lakukan untuk menekan jumlah pelanggaran dan kecelakaan di Kota Batu,” pungkasnya.
Polres Batu mengatasinya dengan menyiapkan skema rekayasa lalu lintas dan penguatan pengamanan di objek wisata sembari koordinasi dengan para pelaku usaha pariwisata.
”Rencananya, skema rekayasa lalin berupa contra flow akan kami terapkan di Pendem ketika arus padat, pengalihan arus dari Bumiaji menuju pertigaan Bendo ketika kota padat hingga imbauan melalui jalur alternatif Temas,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Ulul Azmy
Editor: Dwi Lindawati








