• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
pasuruan tugu jatim

Lokasi tabrakan kereta api yang menewaskan seorang gadis di Desa Karangsono, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Foto: dok Polsek Sukorejo

7 Warga Pasuruan Tewas Tertabrak Kereta Api di Awal 2023

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Pelintasan kereta api di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, menelan tujuh korban jiwa di awal 2023 ini. Selama dua minggu ke belakang, telah terjadi tiga tabrakan maut.

Kecelakaan pertama terjadi pada malam pergantian tahun 2023. Lima orang dalam satu keluarga tewas tertabrak kereta api Tawangalun 313 Jurusan Malang-Jember, di pelintasan tanpa palang pintu di Dusun Kasuran, Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, pada Sabtu (31/12/2022) malam.

You might also like

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM
Lansia di Surabaya.

Ruko Terbakar, Lansia di Surabaya Jadi Korban Tewas Diduga Hirup Asap Pekat saat Selamatkan Diri

31/05/2026 7:55 PM

Lima warga Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo yang jadi korban adalah Muhammad Said (42), istrinya Mina Qumair (32), beserta tiga anaknya yakni Anisah Choiril Waro (12), Faiqatul Himmah (6), dan Muhammad Faizin (5). Mereka tertabrak kereta saat mengendarai motor dalam perjalanan menuju rumah saudaranya untuk acara pengajian rutin.

Berselang 12 hari, tepatnya pada Kamis (12/01/2023), terjadi dua tabrakan di pelintasan kereta api yang menewaskan dua pelajar.

Pagi hari sekitar pukul 06.20 WIB, Eka Widya Sari (18), gadis asal Dusun Genengan, Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, tertabrak Kereta Api 367 Penataran jurusan Surabaya – Malang – Blitar.

Pelajar kelas 11 SMA Purwosari itu disebut tidak menghiraukan teriakan warga sekitar saat berjalan di pinggir rel di Desa Karangsono hingga tertabrak kereta api. Hasil penyelidikan polisi, diduga kuat Eka mengalami depresi usai meningggalnya sang ibu.

Sore harinya, sekitar pukul 16.04 WIB, seorang pelajar SMA tertabrak kereta api komuter 684 jurusan Surabaya-Pasuruan, di Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji.

Afriza Ilmiawan Dhihardinata (16) tertabrak kereta saat hendak pulang ke rumah dengan berjalan kaki melewati pelintasan tanpa palang pintu di Desa Cangkringmalang.

Kata polisi, tiga kecelakaan maut di pelintasan kereta api tersebut seluruhnya diakibatkan oleh kelalaian pengguna jalan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Prasetyo menyebut bahwa tingkat kesadaran masyarakat akan keselamatan saat melintas di pelintasan kereta api masih rendah. “Faktor utamanya memang kurang hati-hati, apalagi di pelintasan tanpa palang pintu, masih banyak yang lewat tanpa lihat kanan kiri,” ucapnya, pada Sabtu (14/1/2023).

Prasetyo mengakui masih banyak pelintasan tanpa palang pintu di wilayah Pasuruan. Kata dia, hal ini telah menjadi atensi Polda Jatim. Di mana Polda Jatim telah memerintahkan seluruh satuan kepolisian di daerah-daerah untuk memasang rambu peringatan di pelintasan-pelintasan tanpa palang pintu.

“Bertahap kita pasang rambu-rambu peringatan yang besar, setidaknya nanti bisa dilihat dan jadi pengingat para pengguna jalan saat mau melintas,” ujarnya.

Manajer Hukum dan Humas PT Daop 9 KAI Jember, Azhar Zaki Assjari menyatakan bahwa sesuai SOP, para awak masinis selalu membunyikan suling lokomotif ketika melewati pelintasan sebidang jalan. “Harusnya pengemudi wajib berhenti ketika mendengar isyarat sirine atau suling lokomotif kereta lewat,” ucapnya.

Zaki menhimbau para pengguna jalan agar tertib dan mau mendahulukan kereta api. Pasalnya, aturan wajib mendahulukan perjalanan kereta sudah diatur dalam UU 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114. “Mari budayakan untuk berhenti, tengok kanan-kiri, setelah aman, baru melintas,” pesannya.

Tags: laka keretalaka kereta di pasuruanPasuruan
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Lansia di Surabaya.

Ruko Terbakar, Lansia di Surabaya Jadi Korban Tewas Diduga Hirup Asap Pekat saat Selamatkan Diri

by Dwi Linda
31/05/2026 7:55 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Rumah toko (ruko) dua lantai di Jalan Sidoyoso IV Nomor 51, Kelurahan dan Kecamatan Simokerto, Surabaya, Minggu...

Truk parkir.

Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir di Lawang Malang, Ini Kronologinya!

by Dwi Linda
31/05/2026 5:05 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kecelakaan maut melibatkan pemotor vs truk parkir terjadi di Jalan Raya Dr Sutomo, Desa Turirejo, Kecamatan Lawang,...

Kecelakaan maut.

Pasca 2 Korban Tewas Jeep Kecelakaan Maut di Turunan Ekstrem Gunung Bromo, TNBTS Evaluasi Kelayakan Jeep bagi Sektor Pariwisata

by Dwi Linda
31/05/2026 4:30 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Kecelakaan maut menggunakan jeep terjadi di jalur turunan ekstrem Letter S, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan,...

Next Post
malang tugu jatim

Ada 7.045 Pengajuan Cerai di Kabupaten Malang Selama 2022

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID