89 Ekor Sapi Terpapar PMK di Tuban, Satu di Antaranya Mati

89 Ekor Sapi Terpapar PMK di Tuban, Satu di Antaranya Mati

  • Bagikan
Ilustrasi foto sapi yang ada di pasar hewan Tuban.
Ilustrasi foto sapi yang ada di pasar hewan Tuban. (Foto: Dokumen)

TUBAN, Tugujatim.id – Jumlah sapi terpapar virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Tuban terus bertambah. Kini total sapi yang positif PMK sekitar 89 ekor dan satu ekor di antaranya mati.

Jumlah sebanyak itu telah tersebar di beberapa kecamatan, misalnya di Kecamatan Kerek ada 14 kasus, Jatirogo ada 11 kasus, Semanding 10 kasus, Plumpang 3 kasus, Soko 10 kasus, Palang ada 6 kasus.

Selanjutnya Kecamatan Senori sebanyak 8 kasus, Tambakboyo ada 4 kasus, Montong juga ada 4 kasus, Bancar ada 7 kasus dan terakhir Kecamatan Rengel sebanyak 12 kasus.

“Satu ekor sapi mati di Desa Sadang, Kecamatan Jatirogo,” ucap Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tuban, Pipin Diah Larasati.

Pipin mengatakan, ada tahapan dalam upaya pengendalian PMK. Awalnya dilakukan pengobatan yang bekerjasama dengan peternaknya. Kalau telaten dan sabar pasti bisa sembuh.

“Pengobatan bisa dilakukan oleh peternak secara sederhana. Jika peternak jeli melakukan pengamatan awal. Insyaallah tidak sampai parah,” katanya.

Pipin menuturkan, selama ini ketika di Lapangan, SOPnya harus minim personel. Karena penularan justru banyak dari manusia yang membawanya. Maka harus ada penerapan biosecuriti dan biosafety, karena masih terbatas desinfektan. Harapannya ada partisipasi dari masyarakat

“Sementara untuk saat ini, masih melakukan pengawasan di pasar hewani Jatirogo, KIE, monev kasus tertular,” katanya.

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan