• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Pratama saat mengunjungi korban keracunan makanan secara massal di Puskesmas Nganjuk. (Foto: Noe/Tugu Jatim)

Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Pratama saat mengunjungi korban keracunan makanan secara massal di Puskesmas Nganjuk. (Foto: Noe/Tugu Jatim)

2.000 Cup Mi Ayam Diedarkan Sebabkan Pengungsi Longsor Nganjuk Keracunan Massal

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

NGANJUK, Tugujatim.id – Buntut dari keracunan massal di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk petugas tengah menjemput dua pengirim mi ayam dari Paguyuban Mie Ayam Surabaya. Bahkan, petugas juga mendapat keterangan bila ada 2.000 cup kemasan mi ayam yang sempat diedarkan di sekitar lokasi pengungsian.

Dari 2.000 kemasan, Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Pratama, menerangkan bahwa sebagian besar telah dikonsumsi pengungsi, relawan, dan warga sekitar.

You might also like

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

20/07/2026 12:04 PM
Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

20/07/2026 10:15 AM

Akibat dari mengonsumsi mie ayam tersebut, diduga ada 44 orang yang keracunan dari kandungan mi ayam tersebut. Harvi kini sedang menunggu hasil penyelidikan Satreskrim Polres Nganjuk.

Grafis pengungsi longsor di Nganjuk keracunan massal karena mi ayam cup. (Ilustrasi: Dicky/Tugu Jatim)
Grafis pengungsi longsor di Nganjuk keracunan massal karena mi ayam cup. (Ilustrasi: Dicky/Tugu Jatim)

“Ada 2000 cup yang beredar, sekarang kami masih selidiki lagi,” terang Harvi kepada Tugu Jatim.

Menurutnya, dua orang yang sedang dijemput petugas Satreskrim Polres Nganjuk masih berstatus saksi yakni V dan S asal Sidoarjo dan Malang. Keduanya, akan diperiksa untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Lantaran kiriman mi ayam dari paguyuban tersebut mempunyai dampak kepada 44 orang di Desa Ngetos.

Saat ini, ada 4 orang yang sedang dirawat di RSUD Nganjuk dan RS Bhayangkara Nganjuk dan 7 orang dirawat di Puskesmas Ngetos. Sedangkan, 33 orang yang lain mendapatkan perawatan di pengungsian atau rumah masing-masing.

Salah seorang korban yang enggan disebutkan namanya mengakui sudah membaik. Tetapi, Pada Kamis (18/2/2021) malam, mengalami gangguan sembelit dan diare. Ia mengakui berkali-kali buang air besar akibat ikut makan mie ayam tersebut.

“Semalam tiga kali itu perut saya sakit sekali,” katanya. (noe/gg)

Tags: Kabupaten Nganjukkeracunankeracunan massalkorbanlongsorNganjukTanah Longsor
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 12:04 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Satreskrim Polresta Tuban mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur. Seorang pria berinisial...

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 10:15 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas menyiapkan 50 unit mobil Toyota Innova untuk mendukung pelaksanaan Muktamar...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (20/07/2026) menunjukkan variabilitas yang signifikan, dengan kemunculan kabut tebal hingga hujan sedang...

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Next Post
Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono tanggapi warga Desa Sumurgeneng yang menjadi kaya mendadak usai mendapat ganti rugi tanah dari Pertamina. (Foto: Moch Abdurrochim/Tugu Jatim)

Sekampung jadi Miliarder, Kapolres Tuban Imbau Warga Sumurgeneng Tetap Waspada

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID