• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Petugas Puskesmas Ngetos, Nganjuk menerima makanan dari masyarakat pada Jumat (19/2/2021) pagi. (Foto: Noe/Tugu Jatim)

Petugas Puskesmas Ngetos, Nganjuk menerima makanan dari masyarakat pada Jumat (19/2/2021) pagi. (Foto: Noe/Tugu Jatim)

Usai Keracunan Massal Pengungsi Longsor di Nganjuk, Petugas Perketat Kiriman Bantuan Makanan

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

NGANJUK, Tugujatim- Kejadian keracunan massal yang terjadi di posko pengungsian Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Nganjuk membuat petugas memperketat kiriman bantuan berupa makanan dari masyarakat. Dikarenakan, adanya kiriman bantuan mi ayam dari Paguyuban Mie Ayam Surabaya itu diduga mengakibatkan 44 orang mengalami keracunan makanan pada Kamis (18/2/2021) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Pratama menerangkan bahwa kondisi korban pada Jumat (19/2/2021) mulai membaik. Ia menerangkan mulai Jumat pagi, petugas menerapkan ada pengecekan sampel bantuan makanan yang dikirim masyarakat.

You might also like

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

05/06/2026 8:00 PM
Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

05/06/2026 7:21 PM

Hal tersebut dilakukan demi keamanan dan keselamatan semua warga yang ada di lingkungan Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, khususnya para pengungsi.

“Semua bantuan makanan akan kami ambil sampelnya,” ungkap Harvi.

Ia menambahkan bahwa ada beberapa tim dokter kesehatan kepolisian yang diterjunkan untuk mengecek di dapur umum dan Puskesmas.

“Saya tegaskan ini diduga dari mie ayam bukan makanan yang dari dapur umum,” imbuh polisi berpangkat dua melati di pundaknya.

Saat ini, ada 4 orang yang sedang dirawat di RSUD Nganjuk dan RS Bhayangkara Nganjuk dan 7 orang dirawat di Puskesmas Ngetos. Sedangkan, 33 orang yang lain mendapatkan perawatan di pengungsian atau rumah masing-masing.

Pantauan Tugu Jatim, terlihat petugas Puskesmas Ngetos menerima bantuan makanan nasi bungkus dari masyarakat. Namun, petugas tidak langsung mendistribusikan kepada warga terdampak longsor.

Kepala Puskesmas Ngetos, dr Budi Santoso, menjelaskan kepada pengirim makanan tersebut bahwa ia bersama petugas kepolisian akan melakukan sampling setiap makanan yang masuk ke posko bencana. Sehingga, dapat diidentifikasi kandungan apa saja yang ada di dalam makanan tersebut.

“Kami nanti akan uji dulu dan dilihat ini layak makan atau tidak,” pungkasnya. (noe/gg)

Tags: Kabupaten Nganjukkeracunankeracunan massallongsorNganjukpengungsiTanah Longsor
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

by Dwi Linda
05/06/2026 8:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Seorang jemaah haji asal Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat tiba di Bandara Internasional Juanda...

Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

by Dwi Linda
05/06/2026 7:21 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Publik heboh dengan beredarnya informasi dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang perwira menengah di lingkungan Polres Blitar....

Desa Bulukerto.

Desa Bulukerto Wakili Kota Batu di Ajang Lomba Desa Se-Jatim, Ini Sederet Potensi dan Keunggulannya!

by Dwi Linda
05/06/2026 7:01 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, terpilih mewakili Kota Batu mengikuti ajang Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur...

Tuban

TNI dan Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai Boom Tuban, Sampah Plastik Masih Mendominasi

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 4:48 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Suasana Pantai Boom Tuban tampak berbeda pada Jumat (05/06/2026). Ratusan prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 932 Sunan...

Next Post
Founder CCF Baskoro membantu pedagang kecil agar bisa survive di tengah pandemi Covid-19 melalui Gerakan 1.000 Usaha Mandiri. (Foto: Dok/Tugu Jatim)

Founder CCF Inisiasi Gerakan 1.000 Usaha Mandiri untuk Bantu Masyarakat Miliki Usaha

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID