• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi adol dawet/https://youtu.be/5bfppI04ces

Ilustrasi adol dawet/https://youtu.be/5bfppI04ces

Adol Dawet dalam Pernikahan Adat Jawa, Artinya Apa ya…?

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in Pendidikan, Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Cendol dawet, seger…! Ya, minuman yang satu ini barangkali sudah tidak asing lagi di telinga Anda bukan? Selain judul lagu “Cendol Dawet” sering dinyanyikan oleh para penyanyi dan viral karena lagunya yang enak. Tapi, minuman cendol dan dawet ini memiliki perbedaan ya gaes…

Perbedaannya kalau cendol terbuat dari tepung hunkwe, sedangkan dawet terbuat dari tepung beras atau ketan. Meski berbeda, tapi yang penting sama-sama swegernya. Hehehe…

You might also like

Blitar.

Tak Ada Siswa Baru, 3 SD Negeri di Blitar Terancam Dilebur

14/07/2026 10:00 AM
SDN Kaliasin 1 Surabaya.

Bukan Pakai Seragam, Cara Unik Guru SDN Kaliasin 1 Surabaya Berkostum Hewan Laut Sambut Siswa Baru

13/07/2026 8:48 PM

Nah, kali ini Tugu Jatim akan membahas minuman dawet. Ternyata minuman ini termasuk salah satu minuman yang penting saat menggelar acara pernikahan, terutama pernikahan adat Jawa.

Ya, barangkali dawet adalah salah satu minuman yang menjadi favorit bagi sebagian orang. Minuman bersantan yang dicampur dengan gula Jawa dan cendol itu selain enak dan menyegarkan, ternyata minuman satu ini memiliki filosofi yang unik lho…!

Nama cendol berasal dari jendol yang artinya gumpalan. Ini dapat merepresentasikan sensasi saat menyantap isian dawet yang bergumpal-gumpal. Sedangkan pada minuman dawet ayu, ada lambang Semar dan Gareng yang memiliki makna harapan agar dagangannya laris manis.

Uniknya lagi, pada pernikahan adat Jawa, dawet juga termasuk sebagai rangkaian upacara pernikahan yang dikenal dengan dodol dawet atau dalam bahasa Indonesia berarti berjualan dawet.
Alasannya, bentuk dawet yang bulat dilambangkan sebagai kebulatan orang tua untuk menjodohkan anaknya.

Ilustrasi adol dawet dalam pernikahan adat Jawa/Pexels
Ilustrasi adol dawet dalam pernikahan adat Jawa/Pexels

Adol dawet dimaksudkan sebagai simbol harapan dan doa agar pernikahan yang akan digelar esok hari dikunjungi banyak tamu, layaknya dawet yang terjual laris manis.
Untuk penyajian kepada tamu undangan, mereka wajib membeli dawet tersebut, tapi tidak memakai uang lho! Tapi, memakai “kreweng” atau koin yang terbuat dari tanah liat. Hal ini menandakan hidup manusia yang berasal dari bumi.

Nah, di sini yang berperan sebagai penjual adalah ibu mertua, sementara sang ayah menerima uang dari pembeli. Hal ini mengajarkan kepada pasangan yang menikah tentang bagaimana mencari nafkah sebagai suami istri, yaitu harus saling membantu satu sama lain.

Makna Dawet

Cendol, air santan, dan gula merah yang dicampur ke dalam segelas dawet dimaknai sebagai beragamnya tamu yang datang. Meskipun begitu, keberagaman tersebut membentuk satu rasa, yaitu manis sebagai perwujudan doa untuk kemanisan hidup dalam pernikahan.

Bercampurnya air santan yang berwarna putih dengan air gula merah diartikan sebagai bercampurnya perempuan dan laki-laki sebagai istri dan suami dalam kehidupan pernikahan.

Adol dawet ini biasanya dilakukan di halaman rumah pengantin dengan mengundang keluarga dan tetangga sekitar. Bagi calon mempelai perempuan, adol dawet adalah bentuk cinta orang tua terhadap anaknya. Tanpa perlu mengatakannya, orang tua menunjukkan bagaimana rumah tangga itu seharusnya berjalan serta persiapan apa saja yang harus dilakukan. (Mila Arinda/ln)

Tags: Adol dawetArti dawetcendol dawet segerdawetfilosofiJual dawet dalam pernikahanminuman segarPernikahan adat Jawa
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Blitar.

Tak Ada Siswa Baru, 3 SD Negeri di Blitar Terancam Dilebur

by Dwi Linda
14/07/2026 10:00 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, potret buram melanda pendidikan dasar di Kabupaten Blitar. Sebanyak tiga sekolah dasar...

SDN Kaliasin 1 Surabaya.

Bukan Pakai Seragam, Cara Unik Guru SDN Kaliasin 1 Surabaya Berkostum Hewan Laut Sambut Siswa Baru

by Dwi Linda
13/07/2026 8:48 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Memasuki hari pertama masuk sekolah, suasana berbeda terasa di Sekolah Dasar (SD) Kaliasin 1 Surabaya. Pada Masa...

Blitar.

Sepi Peminat, SDN di Kota Blitar Cuma Dapat 5 Murid Baru saat MPLS

by Dwi Linda
13/07/2026 4:47 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kota Blitar diwarnai potret minimnya jumlah murid baru di...

Sekolah Rakyat Kota Blitar.

Fasilitas Gratis Sekolah Rakyat Kota Blitar Dipuji, Orang Tua Ketar-ketir soal Sistem Asrama

by Dwi Linda
11/07/2026 5:05 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Rencana operasional Sekolah Rakyat (SR) Kota Blitar memantik reaksi beragam dari masyarakat. Meski memuji fasilitas Sekolah Rakyat...

Next Post
Ilustrasi penipuan/Pexels

Ngaku sebagai Komisioner KPU di Tuban, Penipu Tawarkan Mobil Murah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID