• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Utang pinjol. (Foto: Media sosial/Tugu Jatim)

Ibu jual ginjal di Jalan Basuki Rahmad, Tuban, untuk bayar utang pinjol. (Foto: Media sosial)

Anak Diduga Terlilit Utang Pinjol Rp200 Juta, Single Parent 3 Anak di Tuban Nekat Jual Ginjal

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang single parent berinisial EE, 49, warga Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban, tengah mengalami nasib buruk diduga terlilit utang pinjol hingga Rp200 juta. Dia terjerat utang pinjaman online yang dilakukan anaknya.

Karena itu, ibu tiga anak itu menawarkan ginjalnya di tepi Jalan Basuki Rahmat Tuban, Senin (21/11/2022). Dia pun sambil membawa poster yang bertuliskan “Dijual ginjal” dengan mencantumkan nomor telepon.

You might also like

Kecelakaan di Surabaya.

417 Kendaraan Barang Bukti Kecelakaan di Surabaya Bisa Diambil Gratis, Ini Syaratnya

04/07/2026 8:36 PM
KDKMP di Blitar.

Gaji Perdana Karyawan KDKMP di Blitar Mulai Cair, Manajemen Janji Bayar Kekurangan 14 Juli

04/07/2026 6:44 PM

“Ya, saya mau jual ginjal, Mas,” kata ER yang kini telah dibawa ke kantor Dinas Sosial (Dinsos) Tuban.

Utang pinjol. (Foto: Media sosial/Tugu Jatim)
Pengendara mobil saat melintas di Jalan Basuki Rahmad, Tuban, yang melihat poster warga yang menjual ginjal. (Foto: Media sosial)

ER mengaku kebingungan bagaimana membayar utang pinjol. Dia menceritakan alasannya menjual ginja karena terlilit banyak utang yang dilakukan anak keduanya. Di mana anak kedua yang berusia 31 tahun ini melalukan pinjaman uang hingga puluhan juta di pinjol.

Kemudian anaknya juga kembali meminjam ke salah satu bank melalui program kredit usaha rakyat (KUR) sekitar Rp50 juta dengan jaminan BPKB sepeda motor. Tidak hanya itu, ada pula pinjam ke koperasi dan pihak lainnya.

“Yang utang bukan saya, tapi anak saya. Kurang lebih hampir Rp200 juta,” ungkapnya.

Dia mengaku anaknya pinjam uang tersebut digunakan untuk bisnis investasi. Ternyata tidak mendapatkan untung malah buntung. Sebab, bisnis itu investasi bodong yang akhirnya tidak mampu mengembalikan utang-utangnya yang kian menumpuk selama setahun lebih.

“Sudah setahun lebih tidak membayar,” terang perempuan yang bekerja sebagai penjual gorengan itu.

Utang pinjol. (Foto: Media sosial/Tugu Jatim)
Satpol PP menertibkan ibu jual ginjal di Jalan Basuki Rahmad, Tuban, untuk bayar utang pinjol. (Foto: Media sosial)

Karena merasa tidak bisa membayar utang pinjol itu, anak laki-lakinya kabur dari rumah. Hingga akhirnya, orang tuanya harus menanggung semua utang pinjol beserta bunganya.

“Ditagih utang terus, sampai datang ke rumah. Angsuran tiap bulan bervariasi, ada yang Rp800 ribu-Rp1 juta lebih. Utang hampir Rp200 juta,” jelasnya.

Merasa putus asa, dia akhirnya mengambil jalan pintas dengan nekat menjual ginjal demi menutupi utang-utang anaknya yang kian menumpuk. Dia pun mengakui tahu kalau menjual ginjal tersebut dilarang pemerintah maupun agama.

“Saya tahu kalau itu dilarang, tapi gak ada solusi lainnya untuk melunasi utang kalau tidak begini,” keluhnya.

Sementara itu, Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban Gunadi saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah menertibkan aksi ibu-ibu yang berniat menjual ginjalnya. Gunadi menuturkan, yang bersangkutan sebenarnya pada empat bulan sebelumnya melakukan hal yang sama.

“Jadi memang kami sudah pernah menertibkan yang bersangkutan. Tidak hanya itu, kami juga berkoordinasi dengan camat sampai RT setempat, apa yang sebenarnya terjadi. Saya kira sudah selesai, ternyata belum selesai,” ujar Gunadi.

Setelah penertiban, ibu tiga anak ini diserahkan ke dinas sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak serta pemerintahan desa kabupaten setempat untuk diberikan dampingan konseling atas permasalahan yang tengah terjadi untuk diberikan solusinya.

Tags: Ibu di Tuban jual ginjal bayar pinjolIbu di Tuban utang pinjolKasus diteror pinjolKasus utang pinjolKasus utang pinjol di TubanpinjolPinjol ilegalUtang di pinjolUtang pinjolUtang pinjol di Tuban
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Kecelakaan di Surabaya.

417 Kendaraan Barang Bukti Kecelakaan di Surabaya Bisa Diambil Gratis, Ini Syaratnya

by Dwi Linda
04/07/2026 8:36 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya menggelar bazar pengembalian 417 kendaraan jadi barang bukti (BB) kecelakaan lalu...

KDKMP di Blitar.

Gaji Perdana Karyawan KDKMP di Blitar Mulai Cair, Manajemen Janji Bayar Kekurangan 14 Juli

by Dwi Linda
04/07/2026 6:44 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Kesimpangan informasi mengenai pemenuhan gaji pekerja di gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kota Blitar akhirnya menemui...

BKD Jatim.

BKD Jatim Ungkap Pinjol dan Judol Jadi Ancaman bagi ASN, Bisa Berujung Perceraian

by Dwi Linda
04/07/2026 6:19 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur mewaspadai persoalan ekonomi yang dialami aparatur sipil negara (ASN), termasuk akibat...

Gempa di Jawa Timur.

698 Gempa di Jawa Timur Tercatat Guncang selama Juni 2026, Didominasi Gempa Dangkal

by Dwi Linda
04/07/2026 5:44 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Malang mencatat sebanyak 698 kejadian gempa bumi mengguncang wilayah...

Next Post
Laga Inggris vs Iran. (Foto: Tugu Jatim)

Prediksi Laga Inggris vs Iran, Persaingan Sengit di Grup B Piala Dunia 2022

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID