• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
lampu hias tugu jatim

Para difabel anggota Komunitas Oemah Craf membuat lampu hias berbahan paralon. Foto: dok warga

Lampu Hias Buatan Difabel Pasuruan Tembus Pasar Malaysia dan Singapura

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
4 years ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Semangat untuk memberdayakan penyandang disabilitas ditunjukkan oleh pendiri Komunitas Oemah Craft, Mabrur (40). Bertempat di rumahnya di Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jawa Timur, Mabrur mengajari para difabel cara berwirausaha.

Pria yang juga penyandang disabilitas ini ingin merubah stigma negatif yang kerap dilabelkan pada difabel. Dia ingin difabel bisa berkarya dan hidup sukses layaknya orang normal pada umumnya . “Teman-teman kita ini sering diremehkan, bahkan kadang dianggap sebagai beban keluarga. Makanya biar derajadnya keangkat mereka harus punya karya,” kata Mabrur.

You might also like

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

04/06/2026 9:30 PM
Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

03/06/2026 8:13 PM

Dengan tekad kuat, dia membentuk komunitas dan mengajari para difabel dengan berbagai keterampilan bisnis. Mulai dari memprodusi cemilan kripik, membuat desain baju, hingga membuat berbagai kerajinan, seperti jam dinding pasir, lukisan pasir,  gantungan kunci, hiasan dinding dari kerang, hingga kerajinan lampu hias.

lampu hias tugu jatim
Aktifitas pembuatan kerajinan hias di basecamp Komunitas Oemah Craft, di Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Foto: dok warga

Untuk kerajinan lampu hias, sudah menembus pasar nasional seperti Jawa, Lombok, Bali, Sumatera, hingga Kalimantan. Bahkan, produk lampu hias berbahan paralon ini juga sempat menarik minat pembeli dari Malaysia dan Singapura.

“Di sini sistemnya nggak ada namanya karyawan, tapi kerja bersama-sama. Kalau sudah mahir ya dipersilahkan kalau mau buat usaha sendiri,” pungkasnya.

Tags: difabel pasuruanLampu HiasPasuruan
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 9:30 PM
0

Tugujatim.id – Di tengah derasnya arus konten yang muncul setiap hari di TikTok, perhatian pengguna menjadi sesuatu yang sangat berharga....

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 8:14 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Momentum Hari Raya Iduladha membawa berkah tersendiri bagi sejumlah warga di Kabupaten Bojonegoro. Tidak hanya pedagang hewan...

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Next Post
senjata tajam tugu jatim

Beredar Pesan Berantai Antisipasi Tawuran di Surabaya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID