MALANG – Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) menilai jika pandemi COVID-19 menguntungkan calon Bupati Malang incumbent, Muhammad Sanusi.
“Di tengah pandemi ini yang sangat diuntungkan ini adalah incumbent sebenarnya,” terang Peneliti LSI, Dito Arief, pada Senin (22/6/2020).
Dito menilai, jabatan Sanusi sebagai Bupati Malang dan Didik Gatot Subroto sebagai Ketua DPRD Kabupaten Malang memungkinkan untuk berinteraksi dengan warga Kabupaten Malang di tengah pandemi COVID-19.
“Jabatan keduanya sebagai Bupati dan Ketua DPRD ini memungkinkan aktivitas sesuai jabatan mereka. Tapi secara politik itu juga memiliki dampak popularitas dan elektoral mereka menjelang tahapan Pilkada mendatang,” terang Dito.
Sementara bagi calon independen, masih membutuhkan pembuktian secara elektoral untuk melawan pasangan Sanusi-Didik.
“Bagi Sam HC (Heri Cahyono) juga masih dalam proses penghitungan faktual dukungan KTP untuk calon independen,” beber Dito.
Dito memandang, calon independen masih harus membuktikan apakah dirinya akan lolos atau tidak sebagai calon independen. “Apakah nanti benar akan lolos sebagai salah satu calon yang akan disahkan oleh KPU atau tidak,” ucap Dito kepada tugumalang.id.
Terakhir, Dito menyampaikan jika calon independen harus memenuhi persyaratan dukungan sebanyak 6,5 persen dari jumlah penduduk di daerah pemilihannya.
“Karena di persyaratan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 ini menghendaki 6,5 persen dukungan untuk calon independen,” tukasnya.
Reporter: Rizal Adhi








