PASURUAN, Tugujatim.id – Tiga siswa MAN 1 Pasuruan berhasil menorehkan prestasi di bidang robotik kancah internasional. Mereka memboyong trofi juara 2, juara 3, dan 5 besar di ajang Petrosains RBTK Challenge 2022, di Stadion Bukit Jalil, Malaysia.
Tiga siswa tersebut adalah Redha Khoirullah, Muhammad Putra Maulana Yufen, dan Bilqis Fahimah Azizah. Mereka meraih juara dalam kategori Robo Tracer.
Perjuangan tiga siswa kelas 12 MIA ini untuk merebut juara tidaklah mudah. Mereka harus mengikuti seleksi internal sekolah bersaing dengan siswa lainnya. Setelah lolos sebagai satu tim perwakilan sekolah, mereka harus menjalani seleksi pendaftaran awal lomba Petrosains RBTK Challenge 2022.
Dari 400 peserta se-Asia Tenggara, diseleksi ketat hingga tersisa 50 peserta. Dari 50 peserta diseleksi lagi menjadi 10 tim dan tim MAN 1 Kabupaten Pasuruan berhasil jadi salah satu yang lolos berangkat ke Malaysia.
“Berkat doa dan dukungan sekolah, kita bisa berangkat mengikuti lomba robot di Malaysia,” ujar Redha Khoirullah.
Redha mengaku sempat kaget melihat kondisi track yang jauh berbeda dengan yang mereka persiapkan. Track lomba ternyata lebih licin daripada track yang mereka buat latihan. Walhasil, robot yang sudah dirancang sering keluar garis yang disediakan saat ujicoba track.
“Persiapan robot di Indonesia sudah lancar cuman H-1 opentrack kami kendala track di lapangan sangat berbeda,” ucap Redha.
Meskipun sempat kesulitan saat ujicoba, tiga siswa MAN 1 ini tidak menyerah. Mereka menyetting ulang robotnya. Hingga berhasil menjadi peserta yang robotnya bertahan melaju hingga garis akhir dan merebut juara.
Guru Pembina Robotik MAN 1 Pasuruan, Muhammad Faizal menyatakan bahwa selain tantangan track yang berbeda, siswanya juga harus ditempa fisiknya. Pasalnya untuk mempersiapkan robot dibutuhkan waktu yang tidak sedikit. Bahkan mereka harus rela begadang untuk menyetting robotnya.
“Senangnya anak-anak enjoy. Kalau dukanya harus bertahan fisik mempersiapkan robot itu tidak satu dua jam bahkan hingga pagi hari, fisik harus fit,” ucapnya.
Kepala MAN 1 Pasuruan, Nasrudin mengaku bangga perjuangan keras para siswanya tidak sia-sia. Bahkan bisa membuahkan hasil dan membawa pulang juara di ajang internasional.
“Setiap tahun siswa MAN 1 Pasuruan meraih juara dalam ajang robotic. Kita harap terus muncul keberhasilan-keberhasilan di bidang sains dan juga keagamaan yang lain-lainnya,” harapnya.








