• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
surabaya tugu jatim

Ilustrasi siswa pulang sekolah di kawasan yang terendam banjir. Foto: Pixabay

Dispendik Surabaya Larang Sekolah Berkegiatan di Luar Kota

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya melarang para guru melakukan kegiatan sekolah bagi pelajar di luar kota untuk sementara waktu selama cuaca ekstrem.

Kepala Dispendik Kota Surabaya, Yusuf Masruh secara langsung memberikan arahan tersebut bersandar pada Surat Edaran (SE) bernomor 400.3/4551/436.7.1/2023 yang diterbitkan pada 21 Februari 2023 mengenai Himbauan Cuaca Ekstrem. Larangan tersebut berlaku bagi sekolah tingkat PAUD, SD, SMP, serta pendidikan non formal.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Kondisi tersebut berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyampaikan bahwa terdapat beberapa wilayah di Jawa Timur mengalami cuaca ekstrem, sehingga berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, puting beliung, dan tanah longsor untuk dataran tinggi.

“Kami menyampaikan kepada pihak sekolah agar tidak melakukan kegiatan sekolah di luar Kota Surabaya dan daerah rawan bencana alam seperti pesisir pantai dan lereng gunung yang rawan longsor
serta banjir bandang,” kata Yusuf Masruh melalui keterangan resminya.

Selain itu, Dispendik Kota Surabaya juga mengimbau kepada setiap sekolah agar menganjurkan para siswa segera pulang ke rumah masing-masing ketika selesai pembelajaran. Serta, para siswa dilarang berteduh di bawah pohon, papan reklame, dan bangunan yang rapuh ketika terjadi hujan.

“Tidak boleh bermain berenang atau mandi di sungai dan memancing ikan di gorong-gorong,
waduk, dan tambak,” paparnya.

Sebelumnya, BMKG Kelas I Juanda telah menerbitkan rilis potensi cuaca ekstrem dan angin kencang di wilayah Jawa Timur, termasuk Kota Surabaya, yang berisi kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan angin kencang selama 18-24 Februari 2023.

Cuaca ekstrem tersebut diakibatkan karena aktifnya La Nina lemah yang berdampak peningkatan jumlah curah hujan. Serta, terdapat tarikan massa udara akibat dari daerah pusat mengalami tekanan rendah di sebelah utara Australia yang mengakitkan terbentuknya konvergensi atau pertemuan massa udara dan daerah belokan.

Tags: dispendik surabayalarangan sekolah di surabayaSurabaya
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
Wali Kota Pasuruan.

Wali Kota Pasuruan Gus Ipul Ajak Pemangku Kepentingan Jaga Pertumbuhan Ekonomi hingga Kemajuan Pariwisata

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID