• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Saresahan dan deklarasi Komunitas Keluarga Anak Istimewa di Sekolah Alam Ramadhani, Kediri. (Foto: NOE/Tugu Jatim)

Saresahan dan deklarasi Komunitas Keluarga Anak Istimewa di Sekolah Alam Ramadhani, Kediri. (Foto: NOE/Tugu Jatim)

Komunitas Keluarga Anak Istimewa Kediri Siap Rekrut Relawan

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Usai deklarasi, Komunitas Keluarga Anak Istimewa Kediri tak mau berlama-lama. Kini, komunitas ini tengah menyiapkan pendaftaran relawan bagi mahasiswa dan masyarakat umum. Sehingga, diharapkan gerakan komunitas ini segera bisa memberikan dampak positif, terlebih bagi keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus (ABK) di Kediri.

Penggagas Komunitas Keluarga Anak Istimewa, Sunarno, menegaskan komunitas ini akan bergerak sesuai komitmennya yakni menampung keluarga yang mempunyai ABK. Tak hanya berbagi pengalaman, kata Sunarno, tapi juga saling membantu dalam menangani dalam memberikan perhatian dan merawat.

You might also like

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

19/07/2026 12:00 PM
Peneliti UM.

Peneliti UM Kembangkan EL-PBL, Inovasi Pembelajaran IPA Bikin Siswa Lebih Kreatif dan Semangat Belajar

19/07/2026 11:05 AM

“Saresehan ini menjadi awal terbentuknya komunitas, lalu kami inginnya segera terjun untuk mencari relawan dan Penjaringan data para orang tua anak istimewa di Kediri,” ungkap Sunarno.

Saresahan dan deklarasi Komunitas Keluarga Anak Istimewa di Sekolah Alam Ramadhani, Kediri. (Foto: NOE/Tugu Jatim)
Saresahan dan deklarasi Komunitas Keluarga Anak Istimewa di Sekolah Alam Ramadhani, Kediri. (Foto: NOE/Tugu Jatim)

Pria yang juga dosen Psikologi IAIN Kediri ini menerangkan saresehan dan deklarasi Komunitas Keluarga Anak Istimewa ini memang diakui berangkat dari banyaknya keinginan dari orang tua yang mempunyai ABK atau anak istimewa. Khususnya, para orang tua yang menitipkan anak di Sekolah Alam Ramadhani. Sehingga, dorongan itu membuatnya bergerak untuk mencoba merangkul para keluarga tersebut.

Tak hanya orang tua saja, imbuh Sunarno, tetapi komunitas ini didukung oleh beberapa kalangan. Seperti, Prof Muladno, guru besar dari Institut Pertanian Bogor (IPB) yang juga orang tua dari anak istimewa di Sekolah Alam Ramadhani. Ada juga Rekian, anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kediri.

Sunarno mengakui ia bersama kedua orang tersebut yang mengusahakan adanya komunitas yang bergerak untuk memperjuangkan juga hak ABK di Kediri.

“Setelah ngobrol dengan dengan mereka, saya membuat forum ini, dan ternyata banyak pendukungnya,” kata Sunarno.

Di antaranya, sambung Sunarno, dr. Fundhi Khrisna Adi Pinardi, Sp. KFR, Yunda Ilmiati Kamalia, M.Psi., Psikolog, Mochamad Desta Pradana, M.Pd, Rino Hayyu Setyo, Ustadzah Ulya Kepala Sekolah Alam Ramadhani, Siti Fatimah (Rumah Tumbuh Kembang “Bina Talenta”), Imron Muzakki (HIMPSI Kediri Raya), Saptowo (pegiat kemanusiaan), Titik (pegiat kemanusiaan) dan mahasiswa psikologi IAIN Kediri.

Ke depan, Sunarno mengharapkan dengan terbentuknya relawan maka pendataan anak istimewa atau ABK di Kediri bisa segera terlaksana. Di sisi lain, Sekolah Alam Ramadhani yang dikelolanya secara konsekuensi berupaya menjadi Sekolah Alam Insklusif.

“Yang terpenting, masyarakat Kediri saling bersambut untuk berbagi dan membantu dalam merawat anak istimewa,” pungkasnya. (noe/gg)

Tags: anakAnak Berkebutuhan KhususKediriKomunitasKota Kediri
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Peneliti UM.

Peneliti UM Kembangkan EL-PBL, Inovasi Pembelajaran IPA Bikin Siswa Lebih Kreatif dan Semangat Belajar

by Dwi Linda
19/07/2026 11:05 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Tim peneliti Universitas Negeri Malang (UM) menghadirkan inovasi pembelajaran berupaya menciptakan suasana belajar IPA yang lebih menyenangkan...

LPPM UM.

LPPM UM Gelar Pelatihan Pembuatan Tepache, Mahasiswa Belajar Olah Limbah Kulit Nanas Jadi Minuman Fungsional

by Dwi Linda
19/07/2026 10:20 AM
0

MALANG, Tugujatim.id - Pusat Kesehatan dan Pangan Lembaga Penelitian dan Pendidikan Kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang (LPPM UM) menggelar kegiatan...

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Next Post
DPC Demokrat Kabupaten Malang galang dukungan dari 14 kiai untuk tolak kudeta yang dilakukan oleh Moeldoko terhadap AHY. (Foto: RAP/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Tolak Kudeta, DPC Demokrat Kabupaten Malang Galang Dukungan 14 Kiai

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID